Upaya Perkemi Kab Bekasi Gaungkan Olahraga Kempo di Kalangan Pemula

0
184

Bekasi,NAWACITA- Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia (Perkemi) Kabupaten Bekasi mulai konsen melakukan pembinaan atlet. Tak hanya fokus membina atlet senior, mereka juga menyasar kalangan pemula.

Festival Shorinji Kempo Kids, bakal dihelat Perkemi Kabupaten Bekasi, di Mal Blue Plaza, Bekasi Timur, Minggu 29 Septmber 2019 mendatang. Sejauh ini, sebanyak 96 kenshi usia 5 – 12 tahun dari 16 dojo di Kabupaten Bekasi telah menyatakan keikutsertaan pada pengenalan olahraga beladiri ini. Pada festival tersebut, dipastikan bisa menjaring kenshi-kenshi berbakat yang kelak akan dibina dan dilatih sejak usia dini.

”Targetnya kelak menjadi atlet yang handal dan tangguh guna tampil di kejuaraan-kejuaraan membela bendera Kabupaten Bekasi,” ujar Ketua Kempo Kabupaten Bekasi, Dadik Pranadi, Selasa (27/8).

Sesuai dengan tema yang diangkat, yakni membentuk generasi penerus yang tangguh dan mandiri melalui Shorinji Kempo, Dadik mengaku bahwa proses regenerasi bukan hanya bermula pada alet remaja. Justru, menanamkan sejak dini adalah langkah utama agar dikemudian hari cabang olahraga bela diri di setiap daerah bisa berkembang.

”Ada tiga jenis nomor yang dipertandingkan yaitu tandoku (seni dan kerapihan teknik perorangan), embu berpasangan putra-putri dan campuran serta embu beregu putra-putri dan campuran. Selain itu ada nomor unik dan langka yang akan ditampilkan yaitu embu family dimana akan diperagakan oleh para kenshi yang masih hubungan keluarga yaitu bapak atau ibu yang berpasangan dengan putra atau putrinya,” jelasnya.

Lebih lanjut, hasil audiensi dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bekasi agenda tersebut disambut positif. ”Para calon atlet usia dini yang benar-benar berasal dari pelosok kecamatan-kecamatan yang ada di Kabupaten Bekasi memang perlu disasar. Dengan kemasan festival, bisa menginspirasi cabor-cabor lain dalam melahirkan dan mencetak atlet-atlet potensial yang kelak akan bertanding di Popda dan Porda Jawa Barat,” tukasnya.