Tampak Bahagia Dachi (Ketua Umum Fornisel) dua dari kiri, didampingi oleh Marinus Gea (Ketua Umum HIMNI) dua dari kanan, saat Munas Fornisel 2018 lalu bersama Beesokhi Ndruru (sekjend Fornisel/Wasekjend HIMNI) pertama dari kiri dan Faigiziduhu Ndruru (Waketum Fornisel/Ketua Kominfo HIMNI) paling kanan

Melbourne, NAWACITA – Brigjend. Pol. Drs. Bahagia Dachi, SH., disela sela kunjungan ke australia menyampaikan beberapa hal kepada Beesokhi Ndruru selaku sekjend Fornisel menyangkut sikap DPP FORNISEL Menjelang Pelaksanaan Musyawarah Nasional Himpunan Masyarakat Nias Indonesia (HIMNI) yang akan dilaksanakan pada 23-25 Agustus 2019 di Grand Forest Bogor.

Informasi dari Bee kepada nawacita bahwasaanya melalui percakapan lewat telpon Bahagia Dachi selaku ketua umum Forum Nias Selatan menyampaikan terimakasih atas undangan dari panitia munasĀ  kepada DPP FORNISEL untuk menghadiri Munas HIMNI ke V 2019 di Bogor namun berhubung karna masih diluar negeri maka diminta kepada sekjend untuk mewakili pada saat acara Munas HIMNI V 2019 di Bogor.

Masih melalui telepon Bahagia menyampaikan bahwa FORNISEL selalu mendukung HIMNI yang merupakan rumah besar masyarakat kepulauan nias. Program dan dukungan HIMNI terhadap kemajuan di Kepulauan Nias khususnya Pariwisata telah kelihatan hasilnya dalam empat tahun terakhir ini. Berawal dari launching tagline pariwisata kepulauan nias “Nias Pulau Impian” di gedung kementrian pariwisata 2 Juni 2016, dilanjutkan dengan kembali bangkitnya perhelatan pariwisata kepulauan nias yakni Pesta Ya’ahowu yang sampai hari ini akhirnya terus berlanjut dan menjadi agenda rutin setiap tahun di kepulauan nias dan terakhir yakni turut juga berjuang melalui lobi sehingga akhirnya Panitia Sail Nasional menjatuhkan lokasi pelaksanaan di Kepulauan Nias Sumatera Utara tahun ini. semua yang dilakukan HIMNI baik adanya, demikian juga memperjuangkan Pembentukan Provinsi kepulauan Nias yang sampai saat ini terus menggelora, HIMNI melalui kader-kader terbaik melakukan lobi-lobi sehingga bukan tidak mungkin kita mendoakan pintu hati pak president akan terbuka dan memberikan ijin dibukannya moratorium pemekaran daerah-daerah diseluruh Indonesia dan salah satunya tentunya kita harapkan adalah provinsi kepulauan nias.

Baca juga :  Sikapi Pemberitaan Tendensius Media: IKN Pelalawan Gelar Pertemuan Bersama Tokoh-tokoh Ononiha

Perjuangan tersebut belumlah berakhir, Bahagia Dachi berharap kepemimpinan yang sekarang yang penuh prestasi hendaknya diteruskan. bahkan Bahagia siap terjun bila diperlukan untuk turut serta dalam kepengurusan sekiranya diminta oleh Marinus Gea.

Banyaknya calon ketua umum HIMNI merupakan angin segar bagi organisasi sebesar HIMNI dan ini hal yang wajar terjadi. Mengingat HIMNI saat ini sudah besar dan seksi, memimpin organisasi HIMNI tentunya menjadi kebanggaan tersendiri. Bahagia dachi yakin marinus gea maju dan akan terpilih kembali memimpin HIMNI periode 2019-2023.

Diakhir pembicaraannya Bahagia Dachi mendoakan Munas HIMNI V 23-25 Agustus 2019 di Bogor berjalan baik dan lancar, sehingga akan terpilih kepengurusan yang baik pada periode berikutnya. Bersatu Kita Bisa !

Comments are closed.