Pemkab Trenggalek menindaklanjuti Praktik Prostitusi Anak

0
158

Trenggalek , NAWACITA- Pemerintah Kabupaten Trenggalek berencana menindaklanjuti terbongkarnya praktik prostitusi anak-anak di bawah umur, di pesisir selatan. Mereka akan menggelar razia.

Bupati Trenggalek, Mochammad Nur Arifin saat ditemui wartawan di Bendungan, mengaku telah berkoordinasi dengan jajaran di bawahnya untuk dilakukan operasi yustisi.

“Saya mau operasi yustisi, kemarin sudah screening pendahuluan oleh pak camat, nanti akan segera kami tindaklanjuti,” kata Bupati M Nur Arifin, Kamis (8/8/19).

Polres Tulungagung membongkar praktik trafficking atau perdagangan manusia yang melibatkan anak-anak di bawah umur. Proses transaksi trafficking dilakukan di wilayah Tulungagung.

Para korban dibawa ke sebuah warung kopi di wilayah Kecamatan Watulimo, Trenggalek untuk dipekerjakan sebagai pelayan sekaligus PSK. Dalam perkara itu, Polres Tulungagung menetapkan dua tersangka, yakni SL warga Surabaya sebagai pengelola warung kopi di Trenggalek, serta SU warga Kediri yang menyediakan pekerja di bawah umur.

Sedangkan korban berjumlah empat orang, satu di antaranya telah dipekerjakan selama tiga bulan.