Lahat, NAWACITA- Seorang Pria berinisial DD (44), warga Bojong Kapling, Kelurahan Rawa Buaya, Cengkareng, DKI Jakarta, ditangkap polisi setelah diduga melakukan pencabulan dengan berkedok sebagai dukun.

Korban, CP (26), seorang ibu warga Muara Payang,LahatSumatera Selatan, mengaku telah disetubuhi dalam kondisi tak sadar oleh pelaku.

Berdasar keterangan CP, peristiwa tersebut terjadi pada hari Senin (5/8/19). Saat itu dirinya hendak meminta tolong DD untuk mengobati anaknya. Sebelumnya, DD mengaku memiliki kemampuan untuk menyembuhkan segala penyakit.

“Modusnya dengan cara mengajak korban ke kamar kemudian meletakkan irisan jeruk dan kapas ke tubuh korban dan mengimingi korban supaya sukses menuruti perkataan pelaku,” kata Kapolsek Jarai Iptu Hendri Nadi.

CP juga dijanjikan akan dibelikan sebuah ruko oleh DD, jika menuruti permintaannya.

“Disinilah persetubuhan tersebut terjadi. Atas kejadian tersebut korban melapor ke Polsek Jarai,” jelas Hendri Nadi.

Saat ini pelaku telah diamankan di kantor polisi untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Pelaku dijerat dengan pasal 286 KUHP.

“Pelaku kita amankan berdasarkan nomor lapor polisi LP/B-12/VIII/2019 / Sumsel / Res Lht / Sek Jarai, Tgl 05 Agustus 2019 sebagaimana dimaksud dlm Psl 286 KUHP,” terangnya.

Kasat Reskrim Polres Lahat, AKP Satria Dwi Darma, didampingi Kanit PPA Satreskrim Polres Lahat, Ipda Omin Suhandi mengatakan, sejak tahun 2010 hingga 2019, sudah ada lima kasus pemerkosaan dengan modus dukun cabul.

Dari hasil penyelidikan, sebagian besar korban kasus dukun cabul itu adalahibu-ibu yang masih berusia muda.

Modus dan motif para pelaku pun hampir sama, yaitu membuat korban setengah sadar lalu menyetubuhinya. Setelah sadar, para korban biasanya malu untuk melaporkan ke polisi.Hal ini membuat kasus pencabulan berkedok dukun sulit untuk dibongkar. Biasanya, menurut Satria, para pelaku penah melakukan perbuatan itu sebelumnya.

Baca juga :  Sesi Pemotretan Bareng Fotografer Disabilitas, Wagub Andika Pilih Tema Casual

 

Comments are closed.