Dicoret dari Daftar CPNS, Dokter Gigi Romi Mengadu Ke Mendagri

0
22

Jakarta, NAWACITA – Dokter gigi Romi Syofpa Ismael tak bisa menahan tangisnya, kala menceritakan soal pembatalan status Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) oleh Pemerintah Daerah Solok Selatan. Terlebih pembatalan itu disebabkan oleh kondisinya sebagai disabilitas.

Dokter gigi Romi Syofpa Ismael asal Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Utara mengadu ke yayasan lembaga bantuan hukum Indonesia (YLBHI) Jakarta, untuk memperjuangkan hak setelah namanya dicoret dalam daftar calon pegawai negeri sipil atau CPNS di Kabupaten Solok Selatan.

Dokter disabilitas ini sangat kecewa dengan alasan catatan dirinya karena dianggap tidak normal. Para Dokter dari Persatuan dokter gigi Indonesia asal kabupaten Solok Selatan mengantarkan Romi Syofpa Ismael untuk memperjuangkan nasibnya. Romi saat ini berada di kantor YLBHI di kawasan Menteng Jakarta Pusat, keberadaan Roni untuk mengadukan nasibnya yang telah dicoret dalam daftar CPNS di tempat tinggalnya.

Romi yang menggunakan kursi roda ini sangat kecewa dengan alasan penyoretan dirinya dari daftar CPNS pemerintah Kabupaten Solok Selatan  dengan alasan tidak normal. membawa sejumlah berkas sebagai bukti penguat Roni menceritakan kasus yang dialaminya kepada pihak YLBHI saat pendaftaran memang Rudi menempuh jalur umum karena jalur ini sesuai dengan profesinya sebagai dokter kecewa.

Jika namanya bisa diajukan kembali ke Badan Kepegawaian Nasional karena secara tes ia telah memenuhi kriteria dan hasil yang memuaskan dan memperoleh nilai tertinggi dalam tes hasil CPNS yang diikutinya pada tahun 2018 lalu.

Romi selain memperjuangkan dirinya Romi juga memperjuangkan Paradise fabel lainnya agar mendapatkan hak mendapatkan pekerjaan yang layak. (ANT)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here