Kejiwaan Penyerang Sopir Bus Safari Diperiksa

10
92

Cirebon, NAWACITA – Amsor, 29, penyerang sopir bus Safari di Tol Cikopo – Palimanan, dijadwalkan menjalani tes kejiwaan, Kamis, 20 Juni 2019. Amsor akan diperiksa oleh psikolog dari Mabes Polri dan Polda Jawa Barat.

“Agenda hari ini pemeriksaan kejiwaan A,” kata Kasatlantas Polres Majalengka, AKP Atik Suswanti, di RS Mitra Plumbon Cirebon, Kamis, 20 Juni 2019.

Menurut Atik, hasil tes kejiwaan Amsor akan dijelaskan tim Reskrim Polres Majalengka. Kasus ini pun sudah dilimpahkan ke Mapolres Majalengka sesuai petunjuk Kapolda Jawa Barat Irjen Rudy Sufahriadi.

Atik menerangkan, pelimpahan kasus kecelakaan itu karena ada temuan dugaan tindak pidana lain. Dia menjelaskan, dari penyelidikan didapat dugaan tindak penyerangan terhadap sopir yang sedang mengemudikan bus.

“Ada indikasi terkait Pasal 338 juncto Pasal 359 KUHP,” ungkapnya.

Pasal 338 KUHP menyatakan:  Barang siapa dengan sengaja menhilangkan nyawa orang lain, karena bersalah telah melakukan pembunuhan dipidana dengan pidana penjara selama-lamanya lima belas tahun.

Pasal 359 KUHP menyatakan: Barangsiapa karena kesalahannya menyebabkan matinya orang dihukum penjara selama-lamanya lima tahun atau kurungan selama-lamanya satu tahun.

Kecelakaan beruntun di Km 150 Tol Cikopo-Palimanan. Bus Safari dari arah Jakarta menuju Cirebon, berpindah jalur dan menabrak tiga kendaraan lainnya. Penyebab kecelakaan tersebut, akibat adanya penumpang yang melakukan penyerangan terhadap sopir.

Dalam peristiwa tersebut, selain 12 korban dinyatakan tewas, juga mengakibatkan 11 korban luka berat dan 27 korban luka ringan. Sejumlah korban dibawa ke RSUD Cideres Majalengka dan RS Mitra Plumbon Cirebon.

Comments are closed.