Pertamina Sediakan 15 SPBU di Jalur Tol Lintas Sumatera

1
471

Palembang, NAWACITA – Menjelang pasca lebaran 2019, Pertamina menyiagakan 15 Stasiun Pengisian Bahan bakar Umum (SPBU) di sepanjang jalan tol dari Bakauheni, Lampung hingga ke Palembang, Sumatera Selatan selama arus mudik lebaran 2019 ini. SPBU ditempatkan di setiap rest area yang tersedia di jalan tol sepanjang 364 kilometer tersebut.

Marketing Operation Region Sumbagsel Primarini mengatakan, di jalur tol Bakauheni-Terbanggi Besar disediakan 7 SPBU yang beroperasi 24 jam, sementara dari Pematang Panggang-Palembang ada 8 SPBU yang beroperasi selama 10 jam, pukul 06.00-16.00. Perbedaan waktu operasional SPBU tersebut dipengaruhi oleh status tol. Tol Bakauheni-Terbanggi Besar disebut sudah beroperasional sehingga bisa disiagakan selama 24.

“Kami perkirakan konsumsi BBM mencapai 4 kiloliter per titik. Namun Pertamina mengantisipasi apabila ada lonjakan konsumsi dengan memasok BBM 6 kiloliter per titik. Pengiriman BBM dilakukan rutin setiap hari untuk memenuhi kebutuhan pemudik,” ujar Primarini, Selasa (28/5). Namun tol Pematang Panggang-Palembang yang masih berstatus fungsional menyebabkan jam operasional SPBU pun mengikuti waktu operasional jalan tol.

Ia berujar, Pertamina memprediksi rata-rata penggunaan BBM pada angkutan lebaran 2019 di wilayah Sumbagsel mencapai 8.900 kiloliter per harinya, naik 18 persen dibandingkan tahun lalu yang mencapai 7.500 kiloliter per hari. Sementara untuk penggunaan bahan bakar diesel diperkirakan stabil yakni 4.500 kiloliter per hari.

“Kenaikan ini disebabkan karena naiknya harga tiket pesawat, berimbas kepada melonjaknya penggunaan kendaraan bermotor jalur darat. Sementara penggunaan gasoline [diesel] memang lebih sedikit karena biasanya kendaraan industri berhenti beroperasi selama masa arus mudik,” katanya.

Primarini berujar, kenaikan harga tiket pesawat menyebabkan turunya konsumsi avtur. Penurunannya dibandingkan dengan arus mudik tahun lalu turun 40 persen, dari 400 kiloliter per hari pada tahun lalu menjadi 240 kiloliter per hari pada tahun ini. (ANT/NWCT)

Comments are closed.