Bupati Gorontalo Bangga Menyambut Kedatangan Presiden

0
102

Gorontalo NAWACITA – Kehadiran Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Iriana beserta rombongan, disambut oleh Bupati Gorontalo Prof Nelson Pomalingo, Kamis (28/2).

“Atasnama pemerintah dan masyarakat Kabupaten Gorontalo, kami menyampaikan terima kasih atas kunjungan dan perhatian Presiden Republik Indonesia Joko Widodo bagi daerah, khususunya untuk dearah Kabupaten Gorontalo,” tutur Nelson menyambut Jokowi, Kamis (28/2).

Bupati mengaku bangga dan gembira dengan kedatangan Presiden yang akan melakukan berbagai kegiatan di Kabupaten Gorontalo.

“Kita patut berbangga dan bergembira bahwa kegiatan yang dilakukan Presiden RI Joko Widodo di Gorontalo lebih banyak kegiatannya di Kabupaten Gorontalo. Pertama, panen raya yang berada di dua daerah perbatasan Kabupaten Gorontalo dan Gorontalo Utara,” Ucap Nelson.

Kedua, lanjut Nelson, penyerahan Kartu Indonesia Pintar (KIP), dan ketiga, Presiden diagendakan akan melaksanakan sholat Jumat di Masjid Agung Baiturahman Limboto.

“Kedatangan Presiden, memberi semangat bagi kita semua untuk terus membangun daerah ini melalui apa yang telah lakukan di Kabupaten Gorontalo,” tukas Nelson.

Selain itu, menurut Nelson, tentunya bagi pemerintah daerah, akan mendatangkan banyak program.

“Nah, program-program itulah yang akan kita komunikasikan, sehingga mendapat dukungan terutama juga bagi pemerintah Pusat khususnya departemen terkait,” jelasnya.

Kedatangan Presiden, menurut Nelson, juga sebagai moment melakukan diskusi -diskusi berbagai problema di daerah.

“Beliau sebagai Presiden, Kami sebagai Bupati tentunya diskusi selama kolaborasi itu penting,” kata Nelson.

Nelson juga menyampaikan terima kasih kepada Presiden Joko Widodo, karena selama ini telah banyak membantu pemerintah dan masyarakat Kabupaten Gorontalo demi keberlanjutan pembangunan lebih khusus dengan adanya dana desa dari tahun ke tahun naik signifikan.

“Memang benar, dana desa di Kabupaten Gorontalo sudah hampir 300 miliyar dan itu 20 persen APBD kita.berarti uang beredar itu 20 persen belum lagi ditambah dengan dana dari pemerintah pusat maupun dana APBD Provinsi, hampir 50 persen kira-kira beredar di desa,” tegas Nelson.

Dengan banyaknya uang yang beredar di desa, lanjut Nelson, akan memberi ruang kepada desa untuk membangun.

“Alhamndulillah, Hari ini aparat desa terus berkembang pemahamannya,pengetahuan dan rakyat juga paham bahwa ada uang disana maka pendampingan sangat ketat,” ucap Nelson.

Terkait dana desa, Nelson katakan realisasinya jelas, tepat sasaran, tepat waktu, dan sesuai kebutuhan.

“Kemudian juga tidak ada kegiatan menyelewengkan dana atau korupsi dan apalagi menjadi hak pribadi,” tandas Nelson

Sekedar diketahui, kehadiran Presiden Jokowi di Gorontalo disertai berbagai macam kegiatan yang telah diagendakan oleh Pemerintah Provinsi Gorontalo, baik kegiatan internal, panen jagung serta menyerahkan bantuan – bantuan ke masyarakat Gorontalo.
Berdasarkan agenda yang ada, Jokowi yang ditemani oleh Ibu Negara Iriana Joko Widodo beserta rombongan akan tiba di Bandara Jalaludin Gorontalo akan bertolak ke Kota Gorontalo untuk disambut langsung oleh Gubernur Gorontalo Rusli Habibie di Rumah Jabatan Gubernur.

Setelahnya, pada hari Jum’at (01/3/2019) pagi, Jokowi beserta rombongan akan berkunjung ke Pasar Sentral Kota Gorontalo. Di pasar ini, Jokowi akan menyerahkan bantuan ultra mikro (UMi) kepada pedagang.
Setelah itu Jokowi dan rombongan akan bertolak ke lokasi panen raya jagung di Desa Botuwombato, Kecamatan Anggrek, Kabupaten Gorontalo Utara. Bersamaan dengan panen raya, Jokowi akan turut melakukan pelepasan ekspor jagung.
Dari lokasi panen jagung, agenda Jokowi di Gorontalo akan berlanjut ke gedung olahraga (GOR) David Tonny, Limboto. Di lokasi tersebut, mantan Gubernur DKI Jakarta itu akan bagi-bagi bantuan pendidikan, yakni Kartu Indonesia Pintar (KIP).
Dari GOR David-Tonny, Jokowi bakal menunaikan salat Jumat di Masjid Baiturrahman, Limboto. Rangkaian agenda Jokowi di Gorontalo ditutup dengan penyerahan bantuan wakaf. Selanjutnya Jokowi dan rombongan akan menuju ke Bandara Jalaluddin Gorontalo untuk kemudian bertolak ke Kendari, Sulawesi Tenggara.