Hakim Tipikor Surabaya Vonis Kades di Tulungagung 3,5 Tahun

2
206

Suprapto Didakwa Korupsi Dana Desa

Tulungagung NAWACITA – Pengadilan indak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya memvonis bersalah kepada Kepala Desa Sumberingin Kulon, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Suprapto, karena terbukti melakukan tindak pidana korupsi anggaran dana desa di Desa Sumberingin tempatnya bertugas.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Anik Partini mengatakan, pada amar putusan dibacakan oleh majelis hakim disebutkan bahwa kades Suprapto terbukti melakukan korupsi anggaran dana desa/dana desa (ADD/DD) tahun 2015-2016.

“Suprapto terbukti bersalah melanggar Pasal 3 UU No 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Korupsi sebagaimana telah diubah dalam UU No 20 tahun 2001. Putusan itu sudah ditetapkan Pengadilan Tipikor Surabaya pada Kamis 3 Januarin 2019 dan sekarang tahap jeda bagi terpidana maupun jaksa untuk mengajukan banding atau tidak,” kata JPU Anik di Tulungagung, Senin (7/1).

Akibat perbuatannya, lanjut Anik, Suprapto dihukum tiga tahun enam bulan penjara dan denda sebesar 100 juta rupiah subsider enam bulan penjara. Selain itu, majelis hakim yang diketuai Wiwin Arodawanti tersebut mewajibkan Suprapto mengganti uang kerugian negara sebesar Rp489 juta subsider 1 tahun penjara.

“Putusan hakim tersebut bernomor 154/pidsus/tpk/2018/PN Surabaya,” kata JPU Anik Partini.

JPU Anik juga mengatakan, atas putusan itu, Kades Suprapto langsung mengajukan banding. Namun pihak JPU, kata dia, tidak terburu-buru melakukan langkah yang sama dengan pertimbangan vonis majelis hakim telah memenuhi rasio tuntutan, yakni empat tahun kurungan penjara.

Anik menambahkan, hal ini masih akan dilaporkan kepada pimpinan, terlebih vonis tersebut telah melebihi dua per tiga dari tuntutan.

“Tuntutannya empat tahun, vonisnya 3,5 tahun. Dari segi denda juga sama yakni sebesar Rp100 juta. Terdakwa juga masih diminta mengganti kerugian sebesar Rp489 juta,” tutup Anik.

Comments are closed.