10 Kepala Daerah di Riau Deklarasi Dukung Capres Ditegur Gubernur

12
261

Pekanbaru NAWACITA – Sepuluh kepala daerah di Provinsi Riau mendapat teguran lantaran mendeklarasikan dukungan terhadap salah satu pasangan calon presiden. Teguran oleh Gubernur Riau itu diberikan berdasarkan perintah Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo melalui Surat Keputusan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Nomor 700/9719/OTDA tanggal 12 Desember 2018.

Gubernur Riau Wan Thamrin Hasyim pun menandatangani surat teguran kepada 10 kepala daerah yang mendeklarasikan diri mendukung Joko Widodo sebagai calon presiden 2019.

“Sudah ditandatangani, 2 hari lalu. Isinya tidak mempergunakan aset daerah,” kata Wan Thamrin, Rabu (2/1).

Sepuluh Kepala Daerah terdiri dari 8 bupati dan 2 wali kota di Riau yang dinyatakan bersalah itu di antaranya, Bupati Siak H Syamsuar sekaligus Gubernur Riau terpilih, Bupati Pelalawan M Harris, Bupati Kampar Aziz Zaenal, Bupati Bengkalis Amril Mukimin, Bupati Indragiri Hilir HM Wardan, Bupati Kuantan Singingi Mursini, Bupati Kepulauan Meranti Irwan Nasir, Bupati Rokan Hilir Suyatno, Wali Kota Pekanbaru Firdaus dan Wali Kota Dumai Zulkifli As. Namun khusus untuk Bupati Kampar Aziz Zaenal tidak kena tegur, karena meninggal dunia menjelang akhir tahun lalu, Kamis (27/12).

Gubernur Wan meminta hal seperti agar tidak terjadi lagi di pemerintah provinsi Riau.

“Jangan terulang lagi. Sesuai dengan arahan juga, jadi kita terjemahkan surat itu,” kata Wan.

Diketahui, sesuai keputusan Badan Pengawasan Pemilu Provinsi Riau, merekomendasikan bahwa ke 10 kepala daerah di Riau itu dinyatakan bersalah karena mengikuti deklarasi dukungan terhadap capres nomor urut 01, Joko Widodo dan Ma’ruf Amin. Mereka dijerat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.

Surat yang ditandatangani oleh Direktur Jenderal Otonomi Daerah Dr Sumarsono meminta agar Gubernur Riau menegur 10 kepala daerah kabupaten dan kota, karena mereka menggunakan nama jabatan Bupati atau Wali Kota dalam melakukan penandatanganan pernyataan dukungan terhadap salah satu Paslon Presiden Tahun 2019 pada 10 Oktober 2018 yang lalu di hotel Arya Duta, Kota Pekanbaru.

Comments are closed.