KPU Pusat Diminta Ambil Alih Seleksi Calon Komisioner KPU Nias Selatan

8
550
Mantan komisioner KPU Sumut, Turunan Gulo

Medan, NAWACITA– Kecurangan penetapan kelolosan administrasi seleksi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Nias Selatan (Nisel) 2018-2023 menjadi polemik bagi Tim Seleksi.

Lima orang panitia seleksi yang terdiri dari Tony Situmorang (ketua), Agerifa Dachi, Adenan, Mario Kasduri dan Bambowo Laiya diduga melakukan kesalahan penentuan para calon-calon yang lolos tahap pertama (administrasi).

Melihat hal tersebut Mantan komisioner KPU Sumut dua periode, Turunan Gulo meminta agar seluruh panitia seleksi yang berjumlah 5 orang juga harus ditinjau ulang.

“Mereka tim harus diperiksa. Biar jelas apakah ada penyimpangan atau kesalahan, “kata Turunan Gulo kepada Nawacitapost.com, Jum’at (10/8).

Terkait keberlangsungan proses seleksi tahap ke dua yaitu tes wawancara harus dihentikan sementara menunggu hasil dugaan penemuan kecurangan. Seluruh peserta seleksi yang lolos administrasi harus diperiksa kembali berkasnya apakah sesuai atau tidak.

“Semua peserta harus diulang proses seleksinya. Baik yang telah lolos ataupun yang telah gagal, ucap Turunan.

Dijelaskan, dalam melakukan penelitian terhadap seleksi seseorang apakah layak diloloskan seleksi administrasi atau tidak. Cukup mengecek pendidikan, pengalaman sebagai penyelenggara pemilu dan karya tulis ilmiah.

“Persoalan rekrutmen KPU Nias Selatan ini harus diselesaikan secara adil. Yang 44 yang dinyatakan lolos jangan menjadi keputusan final,” tegasnya.

 

 

 

(Red: Bee)

Comments are closed.