KPU Sumut Temukan Kecurangan Tim Seleksi Calon Komisioner Nias Selatan

1
1806
Komisioner KPU Sumut saat memberikan keterangan kepada awak media.

Medan, NAWACITA– Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumut menanggapi kecurangan dari proses seleksi calon anggota KPU Nias Selatan yang dilaporkan para calon yang gagal pada tahapan administrasi.

KPU Sumut menyatakan bahwa dalam seleksi tersebut telah terjadi kecurangan yang dilakukan panitia seleksi dalam proses rekrutmen komisioner di KPU Kabupaten Nias Selatan (Nisel).

“Kecurangan ini terungkap setelah ada laporan ke KPU Pusat oleh 11 orang pelapor, “kata komisioner KPU Sumut, Iskandar Zulkarnain kepada awak media, Kamis (9/8).

Kecurangan ini diduga dilakukan oleh panitia seleksi yang terdiri atas Tony Situmorang (ketua), Agerifa Dachi (sekretaris), Adenan, Mario Kasduri dan Bambowo Laiya, disebutkan telah bertindak tidak profesional. Mereka dituduh membuang dokumen syarat calon sejumlah pendaftar dan dinyatakan tidak lolos.

“Iya, kami melihat memang telah terjadi kecurangan pansel di Nias Selatan,” tuturnya.

Mendampingi tim inspektorat KPU RI yang turun dari Jakarta (7/8) guna menindaklanjuti pengaduan pelapor, Iskandar yang juga koordinator divisi hukum KPU Sumut menyatakan pihaknya turut memfasilitasi.

Di antaranya menyediakan dokumen terkait pemeriksaan. Baik terhadap para pelapor maupun kelima pansel. Pemeriksaan dilakukan di sekretariat pansel di Hotel Grand Inna Medan.

Kendati demikian, sebagaimana ketentuan UU No. 7/2017 tentang Pemilu, KPU Sumut tidak memiliki kewenangan untuk mencampuri proses pemeriksaan tersebut. Pansel yang dibentuk KPU RI, kepada mereka pansel bertanggung jawab.

 

 

 

(Red: Pendi, sumber medandaily)

Comments are closed.