Milik Siapa? Anies Bersihkan 100 Juta Ton Sampah di Teluk Jakarta

11
184
Keterangan: Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan turun ke tumpukan sampah di Teluk Jakarta dan mengambil dengan tangannya. (Indra Komara/detikcom)

 

Jakarta, NAWACITA- Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terjun ke lokasi Lautan sampah di kawasan Muara Angke penuhi sekitar 100 ton sampah. Anies langsung melakukan pembersihan tumpukan sampah yang tidak diketahui asal usulnya ini hingga membuat pencemaran lingkungan.

 

Dalam keteranganya, Anies menuturkan, Lautan sampah yang berada di teluk Jakarta tersebut, mulai terkumpul sejak akhir tahun 2017 yang perlahan-lahan menumpuk. Pemprove DKI Jakarta berencana menggunakan area ini untuk lahan mangrove dan tambak ikan bandeng.

 

“Selama beberapa hari ini sudah diangkut lebih dari 50 ton sampah,” kata Anies saat meninjau proses pengangkutan sampah di kawasan hutan mangrove Ecomarine, Muara Angke, Jakarta Utara, Senin (19/3/2018).
“Diperkirakan masih ada lebih dari 50 ton lagi yang masih ada di sini,” sambung Anies.

 

Anies menerangkan, kebanyakan sampah ini merupakan sampah rumah tangga, seperti sampah plastik, botol minuman, dan kayu. Sampah menumpuk hingga setebal 2,5 meter.

 

Langkah pemprov, lanjut Anies, terus melakukan proses pembersihan Teluk Jakarta walaupun medanya memang cukup berat. Lokasinya yang sulit dijangkau alat berat membuat pembersihan harus dilakukan secara manual. Setelah terkumpul, sampah diangkut menggunakan kapal menuju truk sampah di pelabuhan untuk kemudian dibawa ke TPST Bantargebang, Bekasi, Jawa Barat

 

“Mudah-mudahan dalam satu minggu sudah bersih kembali. Setelah itu, sungai-sungai akan dipasang jaring penangkap sampah agar tidak menumpuk di hilir,” jelasnya.

 

Anies pun mengapresiasi 400-an petugas dari Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Sumber Daya Air, TNI dan Polair, serta seluruh pihak terkait yang terlibat dalam proses pembersihan Teluk Jakarta ini. Petugas masih harus bekerja ekstra menyingkirkan sampah beberapa hari ke depan.

 

 

(Red: Ask, sumber dtk)

Comments are closed.