Kenaikan Tarif Listrik di Batam Akhirnya Disahkan Lewat Pergub

0
142
Foto: Ist

Nawacitapost.com – Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Nurdin Basirun berupaya agar tidak ada penyesuaian kenaikan tarif listrik di Batam. Tapi, setelah melakukan pembahasan selama setahun, ditambah melihat hasil audit, serta pertimbangan DPRD Kepri, maka Pergub Nomor 21 Tahun 2017 akhirnya terbit.

“Percayalah tidak ada keputusan yang dibuat untuk menyakiti rakyat,” kata Nurdin dalam pertemuan yang membahas tarif listrik Batam, di Graha Kepri, Batam, beberapa saat lalu.

Menurut Nurdin, sudah cukup lama pengkajian dan pembahasan dilakukan. Termasuk membentuk tim untuk ke lapangan, untuk mengkaji data PLN dan kondisi PLN Batam. Termasuk kekhawatiran kondisi kelistrikan di Kepri secara umum dan Batam khususnya, menjadi memburuk.

“Apapun keputusan yang dibuat harus memihak rakyat,” kata Nurdin sambil menambahkan, dengan kebersamaan semua bisa diselesaikan.

Wali Kota Rudi meminta PLN Batam memberikan data secara rinci. Pendapatan berapa, untung atau rugi berapa. Kalau kerugiannya ada, berapa lagi yang dibutuhkan. Karena semuanya biar jelas dan masyarakat tahu.

“Jangan sampaikan kamuflase,” kata Rudi.

Dirut PLN Batam Dadan mengatakan, menyebutkan, perbandingan kenaikkan tarif masih di bawah tarif nasional. Apalagi yang disetujui naik hanya empat tarif dari 17 tarif.

“Kami tak ingin listrik Batam yang sudah bagus tiba-tiba sering padam,” kata Dadan.

Perwakilan AMPLI, Said Abdullah Dahlawi menyatakan pihaknya tidak alergi dengan kenaikkan tarif listrik. Tapi kenaikkan hingga amgka 45,5 persen sangat memberatkan masyarakat.

“Angkanya terlalu tinggi. PLN mencekik masyarakat,” katanya.

Pembahasan tarif listrik Batam masih akan dilakukan. Kepada Tim, Nurdin menegaskan segala masukan dari masyarakat pada pertemuan tersebut harus dikaji.

“Mari kita berunding dengan tata cara kita sebagai oramg Kepulauan Riau,” kata Nurdin. (val)