Foto: Net

Nawacitapost.com – Kementerian PUPR melalui BBWS Sumatera VIII membangun infrastruktur pengendali banjir di Palembang. Pembangunan itu antara lain normalisasi Sungai Bendung sepanjang 5,5 kilometer dan pemasangan stasiun pompa berkapasitas 36 ribu liter per detik.

Jumlah pompa yang disediakan 6 buah masing-masing berkapasitas 6 ribu liter per detik, serta pembangunan kolam retensi seluas 1,2 hektare yang dilengkapi pompa di muara Sungai Bendung sebagai tampungan air saat musim hujan.

“Sungai Bendung bermuara di Sungai Musi. Seringkali bila volume Sungai Musi naik mengakibatkan Sungai Bendung mengalami limpas yang berakibat terjadinya genangan 285 hektare. Kolam retensi yang dibangun akan menampung limpasan air, untuk selanjutnya dipompa ke Sungai Musi,” ujar Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Sumatera VIII Jarot Widyoko, dalam keterangan tertulis dari Kementerian PUPR, Rabu (12/4/2017).

Selain untuk mengatasi banjir, Jarot juga mengaku telah merencanakan kolam retensi tersebut ditata untuk menjadi salah satu destinasi wisata. Pembangunan itu akan dilengkapi dengan taman dan jalan melingkar di sekitar kolam retensi.

Pembangunan stasiun pompa tersebut akan selesai sesuai kontrak pada 2018. Pelaksanaan pekerjaan pembangunan pompa tersebut dilakukan oleh PT. SAC Nusantara-PT. Basuki Rahmanta Putra, KSO dengan nilai kontrak Rp 225 miliar dengan sistem tahun jamak selama empat tahun anggaran sejak 2015. (val)

 

 

Baca juga :  Gandeng BPK2L Semarang, Bobby Ingin Bangkitkan Kejayaan Kota Kesawan Medan

Comments are closed.