Bupati Tangerang Keluarkan SP3 Kepada Pabrik Pembuang Limbah Sembarangan

0
126
Marinus Gea Anggot DPR RI bersama perwakilan Pemkab Tangerang melakukan sidah kepada pabrik pembuang limbah dilingkungan masyarakat. (Foto: SN)

 

Tangerang, NAWACITA– Pemerintah Kabupaten Tangerang telah mengeluarkan surat peringatan hingga berkali-kali kepada pabrik pembuang limbah di Kampung Pincung, Desa Pasar Kemis.

Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar menerangkan bahwa pemerintah daerah selalu mengawasi pelaku industri yang melanggar aturan dengan menerbitkan surat peringatan.

Terkait kejadian di Kampung Picung, pemda sudah mengirimkan surat peringatan hingga tiga kali kepada pabrik tersebut yang diduga mencemari air dilingkungan desa.

“Kita sudah mengirimkan surat peringatan kepada para pelaku industri tersebut, jika masih juga tidak diindahkan kita kirimkan SP3, mengenai penegakan hukum akan diserahkan kepada aparat penegak hukum yakni Kejaksaan Negeri dan Polres Kota Tangerang,” ujarnya.

Secara terpisah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Tangerang, Syaifullah menjelaskan bahwa pemerintah daerah hanya melakukan tindakan kepada pelaku industri sesuai dengan regulasi.

“Sudah kita lakukan tindakan sesuai regulasi,” ujarnya, Sabtu (13/10).

Aturan penegakan hukum wewenangnya pada instansi lain. Pelanggaran pembuangan limbah pada lingkungan itu sudah masuk pada regulasi hukum diluar wewenang pemerintah daerah.

“Untuk kewenangan penegakan hukum lebih lanjut ada instansi diluar pemerintahan daerah yaitu aparat penegak hukum yang juga memiliki tanggungjawab akan hal tersebut,” ujarnya.

Untuk diketahui, sebanyak 60 rumah tidak dapat lagi menikmati air tanah lantaran telah tercemar limbah tiga pabrik yang ada di Kampung Kampung Pincung, Desa Pasar Kemis RT01 dan 03 RW 05, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang.

Puluhan warga pun menderita gatal-gatal selama tujuh tahun lantaran limbah yang semakin lama menyebar tersebut.

 

 

(Red: Faiz, sumber SN)

Tinggalkan Balasan