Buka Kongres WKRI ke 20, Presiden Jokowi: Wanita Miliki Ketelitian Dibandingkan Pria

0
41
Presiden Jokowi memberikan sambutan pada Pembukaan Kongres XX Tahun 2018 WKRI, di Hotel Grand Mercure, Superblok Mega Kemayoran, Jakarta, Selasa (30/10) pagi. (Foto: Jay/Humas)

Jakarta, NAWACITA– Presiden Joko Widodo membuka Kongres ke-20 Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) yang diselenggarakan di Grand Mercure, Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (30/10).

Dalam sambutanya, Presiden Jokowi menjelaskan beberapa fakta menarik tentang keunggulan perempuan yang tidak bisa ditandingi oleh laki-laki.

Presiden pun mengutip sejumlah riset dalam sambutanya, termasuk mengutip Harvard Business Review yang menjelaskan bahwa perempuan memiliki harapan hidup lebih tinggi, perempuan lebih kuat dalam menghadapi persaingan.

Selain itu, Kepala Negara juga mengutip bahwa perempuan memiliki kemampuan untuk mengerjakan lebih banyak hal dalam satu waktu dengan lebih baik bila dibandingkan dengan laki-laki.

Beberapa keunggulan tersebut rupanya menjadi salah satu alasan bagi Presiden Jokowi mempercayakan sejumlah posisi di Kabinet Kerja kepada perempuan. Tercatat, saat ini terdapat 8 perempuan Indonesia yang mengemban amanah di sejumlah pos kementerian.

“Pemerintahan di bawah kepemimpinan saya dulunya ada 9 perempuan, kemudian mundur 1 karena jadi Gubernur Jawa Timur,” tuturnya.

Presiden menjelaskan alasan kenapa  banyak perempuan di kabinet yang saya pimpinnya  karena dirinya meyakini kehebatan perempuan.

Presiden juga meyakini ketelitian, ketangguhan, dan kesiapan perempuan dalam melakukan suatu pekerjaan. Oleh karenanya, dirinya berharap banyak peran besar dari organisasi perempuan yang nantinya akan muncul untuk membangun negeri ini.

Presiden tiba di lokasi acara sekitar pukul 09.00 WIB. Ia tampak didampingi Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin dan Menteri PPPA Yohanna Yambise serta Ketua Presidium DPP Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) Justina Rostiawati, dan Ketua Presidium Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) Mgr. Ignatius Suharyo.

 

 

(Red:

Tinggalkan Balasan