Buka Konggres Ikatan Pelajar NU, Jokowi: Indonesia Dalam Masa Perubahaan

0
32

Jakarta NAWACITA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebutkan saat ini bangsa Indonesia sedang dalam proses berhijrah. Hal ini dikatakannya saat meresmikan Pembukaan Kongres XIX Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Kongres XVIII Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) di Istana Negara, Jakarta pada Jumat (21/12).

“Hijrah dari pesimisme ke optimisme, hijrah dari individualisme menuju ke kerja sama berkolaborasi, hijrah dari kemarahan-kemarahan, ini yang sering marah-marah, menuju kepada kesabaran-kesabaran. Hijrah, kita semua ingin hijrah juga, dari ketimpangan-ketimpangan menuju ke keadilan sosial. Saya kira ini harapan kita semuanya,” kata Presiden dalam sambutannya saat peresmian acara kongres yang mengangkat tema “Pelajar Bermartabat NKRI Hebat” itu.

Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama menurut Jokowi, memiliki peran penting menyiapkan kader menghadapi perubahan global karena revolusi industri.

Karena, kata Presiden, untuk mempercepat proses hijrah itu, Indonesia membutuhkan manusia unggul, cerdas, inovatif, dan cinta kepada Tanah Air.

Presiden juga meminta masyarakat untuk menghadapi secara bijak perubahan-perubahan sehingga dapat lebih banyak mengambil maslahat atau manfaat positif, ketimbang hal-hal negatif.

“Jangan sampai pelajar-pelajar NU malah terjebak menjadi ahli hoax,” ujar Presiden.

Dia meminta para pelajar NU dapat menjadi ahli-ahli robotik, mengerti masalah yang berkaitan dengan kecerdasan buatan, internet of things, serta block chain, crypto currency, maupun teknologi Virtual Realty.

“Selamat menjalankan kongres kepada saudara semuanya. Dengan mengucap Bismillahirahmanirohim, saya resmi membuka Kongres Ke XIX Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama IPNU dan Kongres Ke XVIII Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama IPPNU,” ujar Jokowi mengakhiri sambutannya.

Tinggalkan Balasan