BNPB Catat Korban Meninggal Mencapai 429 Jiwa dan 154 Orang Masih Hilang

0
32
Kementerian PUPR Basuki saat meninjau lokasi bencana pasca Tsunami yang melanda Banten dan Lampung. (Foto: Ist)

 

Jakarta, NAWACITA- Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengumumkan data terbaru jumlah korban meninggal akibat bencana tsunami di perairan Selat Sunda telah mencapai 429 jiwa.

“Kemungkinan jumlah korban meninggal bisa bertambah,” kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho dalam keterangan pers di kantor BNPB, Jakarta, Selasa (25/12) siang.

Untuk korban yang masih belum ditemukan terang Sutopo sebanyak 154 orang. Sedangkan  korban luka-luka 1.485 orang dan telah dilakukan evakuasi 16.082 orang.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB ini juga menjelaskan bahwa bencana tsunami yang terjadi pada Sabtu (22/12) malam itu berdampak pada pada 5 (lima) kabupaten, yaitu Pandeglang dan Serang di Provinsi Banteng, Kabupaten Lampung Selatan, Pesawan dan Tenggamus di Provinsi Lampung.

“Dari lima kabupaten itu, dampak terparah dialami Kabupaten Pandeglang tercatat 290 orang meninggal, 1.143 luka-luka, 77 orang hilang, dan 14.395 orang mengungsi.

Selain korban jiwa, kerusakan umum antara lain 882 unit rumah, 60 warung/toko rusak, 434 perahu/kapal rusak, dan 24 kendaraan rodan 4 rusak.

“Banyak juga jalan dan jembatan yang rusak akibat terjangan tsunami yang menghambat akses distribusi dan tim evakuasi melakukan pencarian,” terang Sutopo.

Mengenai status bencana, menurut Sutopo, termasuk bencana kabupaten karena pemerintah daerah masih sanggup menangani didampingi oleh pemerintah pusat.

 

 

(Red: Juan, sumber Rilis)

Tinggalkan Balasan