Kamis, 4 Juni 2026

ISSC Perkuat Pembangunan IKN : 6 Bulan Terinstal Konsep Modular

Photo Author
Devilina, Nawacita Post
- Rabu, 15 Maret 2023 | 15:13 WIB
Foto: Instagram
Foto: Instagram

Jakarta, Nawacitapost.com-Indonesian Society of Steel Construction (ISSC) atau perkumpulan masyarakat konstruksi baja Indonesia mengaku optimis industri besi baja akan terus bertumbuh.

Hal tersebut sejalan dengan agresifnya pembangunan Ibu Kota Negara (IKN).

Sekjen ISSC, Singgih Wisesa menjelaskan, ISSC terus melakukan dukungan terutama Kementerian PUPR dan Satuan Pelaksanaan Tugas Pembangunan Infrastruktur IKN dalam merealisasikan Ibu Kota Negara.

-
Foto: Google

Dimana awal tahun ini pemerintah akan memulai konstruksi untuk kawasan Istana Presiden, Kawasan Pendukung Kantor Istana Presiden, Kantor Sekretariat Negara dan Kantor Kementerian Koordinator.

“Dari beberapa anggota kami sudah supply kesana, termasuk untuk rumah huni pekerja sebanyak 1.600 unit dimana dalam waktu 6 bulan sudah terinstal dengan konsep modular (bongkar pasang),”ujarnya di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Disampaikannya, pembangunan hunian pekerja konstruksi menggunakan teknologi modular ini nantinya dapat dialihfungsikan setelah pembangunan IKN selesai.

Anggota ISSC juga banyak yang mensuplai untuk fasilitas-fasilitas umum di luar proyek IKN baik itu jembatan, penerangan jalan, kereta api, dan bandara.

Tak sampai disitu, menurutnya, program-program pembangunan dari Kementerian yang dibuat Presiden Jokowi ini membantu para anggota ISSC.

Terutama dalam pembangunan kawasan industri antara lain kawasan industri Kendal, Kawasan Industri Terpadu Batang, Kawasan Industri Cilacap dan Kawasan Industri Subang.

"Peta industri akan membaca pada peta permintaan, area Jawa saja sudah banyak anggota kami yang turut mensuplai dari progres pembangunan kawasan industri tersebut,”sebutnya.

Saat ini anggota ISSC juga sudah membangun rumah instan dalam 5 hari dan itu dari baja ringan yang dipakai oleh BNPB, yaitu rumah tahan gempa. ISSC dikukuhkan oleh Menteri PUPR Basuki Hadimulyono di tahun 2018 dengan goal 2022-20225 menjadi tuan rumah di negeri sendiri.

Dibentuknya ISSC untuk mendampingi Kementerian PUPR mulai dari perencanaan sampai pelaksanaan. Makanya ISSC pengurusnya banyak mewakili ada unsur dari akademisi, pabrikator, industri baja, konsultan, dan pendampingan dari advokasi.

Menurut Singgih, dengan adanya wadah ini menjadi penyebaran sarana informasi yang benar, terkait ketersediaan material, spesifikasi material sehingga perencana mengacunya kepada produk dalam negeri.

sementara banyak perencana konstruksi kurang mengetahui produk baja Indonesia, apa saja yang dibikin sehingga mereka merencanakan harus impor, karena barangnya tidak ada di Indonesia.

Editor: Devilina

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini