Bertarung Di China, Petinju Indonesia Borong Dua Emas

0
37
Petinju Kornelis Kwangu Langu, meraih medali emas saat tampil di final Tinju Men's Light Flyweight SEA Games 2015, Singapura, 10 Juni 2015. (Foto: Ist)

 

China, NAWACITA– Dua medali emas dibawa pulang atlet tinju Indonesia saat mengikuti kejuaraan tinju “The Belt and Road China-ASEAN Boxing Championship” di Kota Nanning, Guangxi, China.

“Kita sebetulnya meraih tiga, dua emas dan satu perak. Emas dipersembahkan oleh Aldriani Beatrichx Suguro (putri) dan Kornelis Kwangu. Untuk peraik diraih Gregorius Gheda Dende kata Manajer Tim Tinju Indonesia yang juga Ketua PD Pertina Denpasar, Bali, Made Muliawan Arya di China kepada awak media, Senin (26/11).

De Gadjah sapaan akrab Muliawan Arya menerangkan, Beatrichx Suguro dalam final berhadapan dengan Ningyan (China) yang merupakan tuan rumah Ningyan (China). Kornelis Kwangu bertarung dengan Muhmad Hafisz Bin Ahma (Singapura) dan Gregorius Gheda melawan Ocana Sugar Rey Estroga (Filipina).

“Hasil terbaik ini tidak terlepas atas doa dan dukungan semua pihak. Kami ucapkan terimakasih sehingga tim bisa berlaga dengan maksimal dalam meraih prestasi,” kata De Gadjah.

Sebelumnya, semua petinju Indonesia yang dikirim ke kejuaraan tinju “The Belt and Road China-ASEAN Boxing Championship” di Kota Nanning, Guangxi, China, lolos ke babak final.

“Kami targetkan mereka bertanding semaksimal mungkin dan harapannya semua pulang membawa emas,” ucap De Gadjah yang juga Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar.

De Gadjah memimpin tim tinju Indonesia untuk bertarung di ajang kejuaraan tinju “The Belt and Road China-ASEAN Boxing Championship” di Kota Nanning, Guangxi, China pada 24-25 November 2018.

Tim tinju Indonesia bertolak ke China atas undangan AIBA (Association Internationale de Boxe Amateur, badan tinju yang menaungi tinju amatir sedunia).

Dalam tim ini, De Gadjah menjadi manajer tim. Sementara petinju Indonesia yang dikirim ke China tiga orang, yakni Gregorius Gheda Dende turun di kelas 64 kg, Kornelis Kwangu Langli (56 kg), dan Aldriani Beatrichx Suguro (51 kg putri), serta pelatih Denisius Agustinus Hitarihun.

 

 

 

(Red: Bee, sumber Ant)

Tinggalkan Balasan