Begini Tanggapan Lion Air Atas Jatuhnya Pesawat JT 610

0
81
Puing-puing yang ditemukan dari jatuhnya pesawat Lion Air.

 

Banten, NAWACITA– Pihak management Lion Air membuka crisis center atas musibah penerbangan Lion Air  nomor penerbangan JT 610 dengan rute penerbangan Cengkareng menuju Pangkalpinang mengalami kecelakaan.

Pesawat ini lepas landas dari Bandar Udara Internasional Soekarno Hatta pukul 06:20 WIB menuju Pangkalpinang. Setelah 13 menit mengudara pesawat jatuh di koordinat S 5’49.052” E 107’ 06.628”  (sekitar Kerawang)

“Pesawat mengangakut 189 penumpang dewasa satu penumpang anak-anak dan dua penumpang bayi  termasuk dalam penerbangan ini ada tiga pramugari sedang pelatihan dan satu teknisi, “ kata Danang Mandala Prihantoro Corporate Communications Strategic dalam rilis yang diterbitkan kepada awak media, Senin (29/10).

Pesawat dengan regitrasi PK-LQP jenis Boieng 737 MAX 8. Pesawat ini buatan 2018 dan baru dioperasikan oleh Lion Air sejak 15 Agustus 2018 .

“Pesawat ini baru dan telah dinyatakan laik operasi, “ ungkapnya.

Dijelaskan Danang, Pesawat dikomandoi Capt. Bhavye Suneja dengan copilot Harvino  bersama enam awak kabin atas nama Shintia Melina, Citra Noivita Anggelia, Alviani Hidayatul  Solikha, Damayanti Simarmata, Mery Yulianda, dan Deny Maula. Kapten pilot sudah memiliki jam terbang lebih dari 6.000 jam terbang dan copilot telah mempunyai jam terbang lebih dari 5.000 jam terbang

“ Kami sangat prihatin dengan kejadian ini dan akan berkerjasama dengan instansi terkait dan semua pihak   sehubungan dengan kejadian ini, “ tutur Danang.

Terkait dengan kejadian ini kami membuka crisis center di nomor telepon  021-80820000 dan untuk infomasi penumpang di nomor telpon  021-80820002

“Kami  akan terus  memberikan informasi terbaru sesuai perkembangan  lebih lanjut,” tutupnya.

 

 

 

(Red: Hulu)

Tinggalkan Balasan