Bawaslu: Barang Bukti Lemah, Mahar Dari Sandi Rp 500 Miliar Tidak Benar

0
64
Komisioner Bawaslu Ratna Dewi Pettalolo. (Foto: Ist)

Jakarta, NAWACITA– Badan Pengawas Pemilu menanggapi dugaan mahar politik senilai Rp 500 miliar yang dituduhkan kepada calon Wakil Presiden Sandiaga Uno.

Menurut komisioner Bawaslu Ratna Dewi Pettalolo barang bukti yang dituduhkan kepada kepada calon Wakil Presiden Sandiaga Uno tidak kuat.

Diterangkan Ratna, pelapor sejauh ini tidak menyertai bukti tambahan selain tweet dari Wasekjen Demokrat Andi Arief yang disebut-sebut Sandiaga Uno kasih mahar kepada Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sangat minim.

“Tidak melihat dan mendengar secara langsung, hanya melalui tweet AA (Andi Arief). Sehingga peristiwa itu tidak jelas apakah perbuatan itu ada atau tidak,” kata Ratna di Jakarta, Rabu (29/8).

Diketahui, Andi Arief tak penuhi panggilan Bawaslu hingga empat kali terkait pernyataannya soal bagi-bagi mahar Sandiaga kepada PKS dan PAN.

Padahal, Bawaslu menilai kesaksian Andi Arief sangat penting dan diperlukan untuk memperjelas ada tidaknya praktik mahar politik.

Dimana, penerimaan itu harus dibuktikan, apakah melalui serah terima uang, apakah ada hitam di atas putih, ataukah ada dokumentasi yang menggambarkan adanya pertemuan dan serah terima uang.

“Kalau kita melihat dari laporan, kemudian barang bukti yang diajukan, ya memang belum memberikan sebuah gambaran yang terang terkait peristiwa ini,” pungkasnya.

 

 

(Red: Juan, sumber TS)

Tinggalkan Balasan