Nganjuk, NAWACITAPOST.COM - Dalam rangka tasyakuran peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang ke-77 tahun 2022, Komando Rayon Militer (Koramil) 0810/13 Lengkong memberikan santunan kepada anak Yatim yang digelar di halaman Markas Komando Rayon Militer (Makoramil) Lengkong, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur pada Sabtu, (22/10/2022).
Adapun acara tersebut dimulai sekitar pukul 10.00 WIB hingga 11.30 WIB, dengan tema yang masih tetap sama yaitu "TNI Adalah Kita" yang mana selaku penanggung jawab adalah Komandan Koramil (Danramil) 0810/13 Lengkong Kapten Inf Joko Hari Susanto dengan rangkaian sebagai berikut:
A. Pembukaan.
B. Sambutan.
C. Pemotongan tumpeng.
D. Santunan kepada anak Yatim.
E. Pemutaran sejarah TNI.
F. Do'a.
G. Ramah Tamah.
Informasi yang dihimpun jurnalis Nawacitapost.com pada berita sebelumnya dengan judul "Usai Kejurkab IPSI IV, Kodim 0810 Gelar Upacara Penutupan HUT TNI ke-77" menggelar event HUT TNI dengan tema "TNI Adalah Kita".
-
Turut hadir dalam kegiatan tersebut diantaranya M. Fauzi Irwana, SE, Wakil Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Nganjuk Fraksi Partai Demokrat, Sauqy Nazely Mutik, SSTP, MM, Plt Camat Lengkong, Kapten Inf Joko Hari Susanto Danramil 0810/13 Lengkong beserta jajarannya, AKP Roni Andreas Suharto, SH, Kapolsek Lengkong beserta jajarannya, Kepala Desa se-Kecamatan Lengkong, Para Ulama, Toga dan Tomas, Tamu undangan dari Koramil 0810/06 Kertosono, 0810/07 Patianrowo, 0810/08 Baron dan 0810/19 Jatikalen, serta Anak Yatim penerima santunan, yang jumlah keseluruhan kurang lebih sekitar 100 orang.
Sambutan yang pertama disampaikan oleh Sauqy Nazely Mutik, SSTP, MM, Plt Camat Lengkong.
Dalam sambutannya Sauqy Nazely Mutik menyampaikan ucapkan selamat kepada TNI atas hari lahirnya yang ke-77, semoga TNI tetap bertugas dengan baik dan bermasyarakat.
-
"Sesuai dengan thema "TNI adalah Kita", hal tersebut menunjukkan bahwa TNI tetap dihati masyarakat, sehingga tetap bersinergi dalam menjalankan tugas," katanya.
Sambutan yang kedua disampaikan oleh Kapten Inf Joko Hari Susanto Danramil 0810/13 Lengkong.
Dalam sambutannya Kapten Inf Joko Hari Susanto menyampaikan ucapkan terimakasih kepada semua yang hadir dalam acara tasyakuran tersebut, semoga dengan kegiatan ini TNI tetap selalu ada dihati masyarakat dan dapat bertugas menjaga kedaulatan Negara khususnya bersinergi di wilayah.
-
"TNI lahir dari rakyat dan akan kembali ke rakyat, sehingga apa yang kami lakukan adalah demi terciptanya keamanan di wilayah," kata personil eks Kopasus itu.
Joko Hari Susanto berharap kedepannya TNI tetap solid," ujarnya.
Sambutan yang terakhir adalah M. Fauzi Irwana SE, yang biasa disapa akrab Paud Wakil Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Nganjuk Fraksi Partai Demokrat.
-
Dalam sambutannya Paud mengucapkan selamat hari lahir TNI yang ke-77, semoga TNI tetap dihati rakyat, karena TNI dari rakyat akan kembali ke rakyat.
"Saya sangat bangga bahwa dalam acara ini melibatkan para Ulama, Toga, Tomas dan tamu undangan lainnya, hal ini menunjukkan bahwa TNI benar-benar bersinergi dalam menjalin hubungan baik di wilayah, khususnya Kecamatan Lengkong," ungkapnya.
Paud berharap semoga apa yang dikerjakan oleh TNI dalam bertugas, selalu mendapatkan ridho dari Allah SWT.
-
Menurut Kapten Inf Joko Hari Susanto Ketika diwawancarai jurnalis Nawacitapost.com berkata bahwa, hal yang special dari acara Tasyakuran tersebut (HUT TNI ke-77 red) adalah 3 (tiga) macam hiburan yang disajikan oleh jajaran personil Koramil 0810/13 Lengkong yang mengandung arti dan makna yakni Musik Hadroh, Angklung, juga Musik dangdut.
"Musik Hadroh menggambarkan bahwa Prajurit TNI Lengkong juga adalah prajurit yang religius, dan untuk musik Angklung adalah musik rakyat yang bernuansa etnik, artinya prajurit harus bisa menjunjung tinggi budaya bangsa," kata Kapten Joko Hari Susanto yang biasa disapa akrab Joko.
Joko menambahkan bahwa, untuk musik dangdut dari Monata yang mana menunjukkan bahwa prajurit harus maju dalam pemikiran, dalam pelaksanaan tugas dan bersemangat.
-
"Dikarenakan TNI adalah milik rakyat, lahir dan berjuang bersama rakyat untuk melindungi segenap bangsa, sehingga dengan bentuk acaranya pun duduk lesehan seperti ini merupakan wujud bahwa TNI tidak ada sekat pembatas dengan rakyat, artinya harus membaur dengan rakyat," imbuhnya.
Terakhir Danramil Lengkong menjelaskan bahwa, tumpeng tasyakuran HUT berasal dari masyarakat dan Desa di wilayah Kecamatan Lengkong, Nganjuk adalah bukti nyata bahwa Masyarakat ada rasa memiliki akan TNI.
"Tumpeng juga Special yang terbuat dari jajan Pasar, jadi teringat pada saat kecil saya bila bisa berprestasi atau naik kelas di brokohi dengan jajan pasar oleh ibu, dengan jajan pasar tersebut semoga doa dan restu ibunda tercinta saya, selalu menyertai setiap perjalan dalam mengemban amanah," pungkasnya.(Skr/Sin)