Nawacitapost.com

Jakarta, NAWACITAPOST.COMMenteri Sosial Tri Rismaharini menemui tiga bocah yang menderita penyakit serius yakni Karina Putri Denias (10 bulan), M. Parhan Kulyubi (3 tahun), dan Fransiska Junita Priscilla (24 tahun). Denias mengidap penyakit atresia bilier sejak usia 3 bulan. Sementara Parhan mengidap hidrosefalus (penyakit otak akut) dan Fransiska menderita cerebral palsy (lumpuh otak).

Menteri Sosial mengunjungi mereka di berbagai tempat. Denias dan Parahan dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusomo (RSCM) Jakarta. Sementara itu, Fransiska disambut Menteri Sosial di rumahnya di PerumahanDuta Kranji, Kelurahan Kranji, Kecamatan Bekasi Barat.

Dalam kesempatan itu, Mensos mengatakan, Kemensos membantu anak-anak ini melawan penyakit. Namun karena penyembuhannya membutuhkan waktu yang lama, anggaran Kementerian Sosial tidak dirancang untuk berguna dalam tindakan medis.

Untuk itu, Kemensos menggandeng platform penggalangan dana berbasis digital, yakni kitabisa.com. “Kalau dengan anggaran Kemensos tidak bisa terus menerus membantu. Oleh karena itu, saya bersama kitabisa.com membantu adik-adik kita tadi yang mengidap penyakit berat. Saya mengucapkan terima kasih kepada para dermawan dan orang baik yang telah menyisihkan sebagian rezekinya untuk membantu mereka,” kata Mensos di RSCM Jakarta (11/05).

Kepada orangtua anak-anak tersebut, Mensos memberikan motivasi. Agar mereka tetap tegar, tidak pantang menyerah dan rajin memeriksakan kesehatan anaknya ke rumah sakit. Dalam kesempatan tersebut, CEO kitabisa.com Alfatih Timur menyatakan, bantuan terhadap tiga anak tersebut dilakukan dengan berkoordinasi dengan Kemensos. “Kitabisa.com menyalurkan donasi sebesar Rp474.236.963 untuk Denias dan Rp83.627.512 untuk Parhan,” kata Timi — panggilan Alfatih.

Kepada jajarannya, Mensos sudah menginstruksikan agar anak-anak tersebut mendapatkan penanganan sebaik mungkin. Atas arahan Mensos, melalui Sentra Phala Martha Sukabumi, Kemensos telah memberikan bantuan Atensi kepada Rosita, ibunda Parhan.

Baca juga :  Dukungan Penuh Para Tokoh ke Mantili Gea, Petarung Bebas Wanita Ono Niha Kini Siap Berlaga

Yakni, dukungan pemenuhan hidup layak yang terdiri atas beras, telur, minyak, kecap, tepung terigu, kacang hijau, gula merah, susu, biskuit, makanan ringan, kasur, selimut, bantal, dan mainan anak.

Sentra Phala Martha juga memberikan dukungan psikososial kepada Rosita agar tetap semangat. “Kami akan beri bantuan sosial PKH dan BPNT untuk orangtua Parhan. Kemudian, diberi modal usaha warung,” kata Mensos Risma.