Petugas melakukan proses muat barang berupa masker yang akan dikirim ke Papua Barat menggunakan pesawat Hercules TNI AU di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (2/8).

Jakarta, NAWACITAPOSTBadan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melalui Kedeputian Bidang Logistik dan Peralatan mengirimkan 150 ribu masker guna mendukung upaya percepatan penanganan COVID-19 di Provinsi Papua Barat.

Adapun rincian dari 150 ribu masker tersebut meliputi 30 ribu masker medis, 15 ribu masker KF 94, 50 ribu masker medis anak, 5 ribu masker kain INA dan 55 ribu masker kain anak.

Petugas melakukan proses muat barang berupa tabung oksigen yang akan dikirim ke Papua Barat menggunakan pesawat Hercules TNI AU di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (2/8).
Petugas melakukan proses muat barang berupa tabung oksigen yang akan dikirim ke Papua Barat menggunakan pesawat Hercules TNI AU di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Senin (2/8).

Selain masker, BNPB juga mengirimkan sebanyak 50 tabung oksigen, 50 oksigen konsentrator, 1.000 sarung tangan medis, 1.000 medical T-Well dan alat rapid test antigen sebanyak 10 ribu unit.

Dukungan tersebut diterbangkan menggunakan pesawat Hercules milik TNI AU dari Lanud Halim Perdanakusuma di Jakarta, Senin (2/7), dengan transit di Makassar dan dijadwalkan akan tiba di Papua Barat pada Selasa (3/7).

Sesuai rencana, dukungan tersebut kemudian akan diterima oleh Komando Daerah Militer (Kodam) XVIII/Kasuari untuk selanjutnya diambil oleh pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Provinsi Papua Barat dan didistribusikan ke berbagai wilayah kabupaten/kota.

Baca juga: Warga Berterima Kasih atas Bantuan Masker BNPB untuk Peningkatan Disiplin Prokes

Berdasarkan data Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Provinsi Papua Barat, kasus akumulatif COVID-19 per Senin (2/8) menjadi 18.900 setelah ada penambahan sebanyak 118 orang. Adapun prosentase kasus positif menjadi 27,6 persen dari total jumlah orang yang telah diperiksa sebanyak 68.408 orang.

Sementara itu, pasien sembuh terus mengalami peningkatan menjadi 16.035 setelah ada penambahan 517 orang. Secara prosentase, tingkat kesembuhan di Papua Barat mencapai 84,4 persen. Kemudian yang meninggal ada sebanyak 290 orang.

(Kornelius Wau)

Baca juga :  Pilkades Serentak di Kabupaten Serang Ditunda sampai Batas Waktu yang Belum Ditentukan