Beesokhi Ndruru, Anak Desa Kepulauan Nias Berbuat untuk Negeri Melalui YESSINDO 

0
684
Beesokhi Ndruru Pemilik Starup Yes Indonesia (Yessindo), foto ist.

Jakarta, NAWACITAPOSTDIGITALISASI saat ini berperan sangat vital. Sebut saja perusahaan baru atau starup dalam negeri bernama Tokopedia,  Gojek,, dan masih banyak lagi, yang memfungsikan diri dalam dunia bisnis online.

Baca Juga : Direksi PT. Media Nawacita Indonesia Apresiasi Pelayanan Profesional Direktorat Kekayaan Intelektual

Bahkan, teknologi informasi dan komunikasi telah mampu melahirkan kekuatan ekonomi baru yang tidak terbayangkan sebelumnya, lihat saja bersatunya Gojek dan Tokopedia menghasilkan 308 Triliun Rupiah, jauh melampaui nilai hutang BUMN 140 Triliun Rupiah.

Apalagi di tengah situasi pandemi tentu saja Media Sosial (Medsos) sebagai sarana komunikasi massa menjadi semacam conditio sin quanon, sesuatu yang tidak terhindarkan.

Tentu starup yang dibangun oleh anak bangsa tersebut. Perlu adanya legalitas. Dalam hal ini, terkait pengurusan MEREK. Dilakukannya oleh Kementrian Hukum dan Ham, khususnya Direktur Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) tepatnya melalui Direktur Merek dan Indikasu Geografis, yang saat ini dipimpin Nofli, Bc.IP., SH.,S.Sos.,M.Si.

Dukungan dari DJKI dan Direktur MEREK Dan Indikasi Geografis Kemenkumham, Nofli kepada starup Yakin Sukses Indonesia atau Yessindo telah dirasakan secara luar biasa. Hal tersebut juga, sebagai bukti keberpihakan pada karya anak bangsa.

Maka, Bee sebagai pemilik Yessindo hanya bisa menyampaikan rasa terimakasih kepada Kemenkumham, dalam hal ini DJKI dan Direktur MEREK Dan Indikasi Geografis Nofli.

Mencermati hal tersebut. Beesokhi Ndruru biasa disapa Bee sebagai anak desa dari Kepulauan Nias (Kepni) ingin berbuat untuk negeri ini. Melalui  Yessindo. Perlahan demi perlahan bisnis Yessindo setiap minggu mengalami kenaikan signifikan.

Alasan didirikan Yessindo. Menurut Bee, selain bonus demografi yang melimpah di Indonesia. Juga ingin menegaskan, kedepannya agar Indonesia tidak menjadi konsumen,  tetapi harus menjadi produsen. Baik buat untuk kebutuhan dalam negeri, maupun ekspor.

Terkait bisnis Yessindo. Selain telah memperoleh legalitas lengkap dari Kemenkumham dalam bentuk Badan Hukum perusahaan, dan sudah memperoleh Hak Kekayaan Intelektual melalui pendaftaran merek untuk memperoleh perlindungan negara sebagaimana layaknya perusahaan besar yang sudah lebih dulu beroperasi di Indonesia.

Juga telah menjadi salah satu barometer setiap kegiatan bersifat kemanusiaan dalam berbagai pentas daerah dan nasional.

Yessindo selain menjadi wadah distribusi produk umum juga memberi peluang bagi produk hasil UMKM dalam negeri agar bisa lebih cepat meraih penjualan serta menghemat biaya pemasaran yang sering jadi keluhan UMKM selama ini.

Beesokhi menjelaskan bahwa bisnis Yessindo adalah terobosan kreatif dengan kemudahan memasarkan dan sekaligus meraih ekstra keuntungan bagi setiap aplikatornya.

Ada keunikan dan cara sederhana menjalankan bisnis ini. Setiap pemilik usaha bukan saja bisa menjual produk sendiri tapi juga bisa membeli berbagai produk yang tersedia dalam website Yessindo dengan harga kompetitif.

Satu hal yang tidak ada diperusahaan sejenis adalah kesempatan menikmati penghasilan dari terbentuknya jaringan sebagai sebagai pemilik aplikasi usaha di Yessindo.

Artinya keuntungan yang dinikmati oleh masing masing dapat bersumber dari tiga kesempatan. Kesempatan yang dimaksud adalah belanja dengan harga murah, keuntungan dari produk terjual dan sharing profit dari kegiatan usaha bersama.

Lebih lanjut Beesokhi menjelaskan agar informasi lengkap tentang cara dan syarat bergabung dapat di buka link sebagai berikut. www.yessindo.id dan https://instagram.com/yessindo?