Jumat, 25 Juni 2021
Beranda Bantu Sesama Jenderal Andika Perkasa Calon Kuat Panglima TNI, 2024 Bisa Jadi Calon Presiden

Jenderal Andika Perkasa Calon Kuat Panglima TNI, 2024 Bisa Jadi Calon Presiden

0
392
Jenderal TNI Andika Perkasa

Jenderal Andika Perkasa Calon kuat Panglima TNI, 2024 Bisa Jadi Calon Presiden

Jakarta, NAWACITAPOSTTinggal 5 bulan lagi (awal November 2021) penggantian Panglima TNI yang saat ini djabat Marsekal Hadi Tjahjanto dari matra AU, akan diserahkan kepada 3 matra AD, AL dan AU.

Baca Juga : Gatot Tak Berkutik Menghadapi KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa

NAMUN, bila mengacu pada UU Nomor 34 pasal 13 Tahun 2004. Dijelaskan, Panglima TNI dijabat secara bergantian oleh perwira tinggi aktif dari tiap-tiap angkatan yang sedang atau pernah menjabat sebagai kepala staff. Berarti hanya AL dan AD, karena saat ini AU yang menjabatnya. Memang era reformasi jabatan panglima TNI, bahwa AU 2 orang, AL dua, dan AD 4.

Tetapi, bila memperhitungkan tahun politik. Awal Februari 2024 ada Pileg dan Pilpres serta November 2024 ada Pilkada serentak. Perlu sosok tepat  menjabat Panglima TNI. Pasalnya  mendekati tahun-tahun politik tersebut, rawan dan semakin liarnya paham diluar Pancasila masuk dalam ruang-ruang pemilihan umum tersebut. Sekedar info saja, jabatan panglima TNI adalah hak prerogratif Presiden.

KSAD Jenderal Andika Perkasa (kanan) bersama Ayah Mertuanya (Jenderal TNI purnawirawan Hendropriyono)

Menurut politisi PDIP Efendi Simbolon, KSAD Jenderal Andika Perkasa, dipandang tepat menjadi pengganti Maersekal Hadi. Menantu Guru besar BIN Jenderal TNI (Purn) Hendropriyono ini tegas dan tanpa kompromi menghadapi gangguan terhadap negara, apalagi kepada mereka yang merongrong 4 konsesus nasional (Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika, dan NKRI) pasti digebuk dan dihancurleburkan.

Walaupun, nantinya Jenderal Andika menjabat Panglima TNI (bila dicalonkan) hanya satu tahun lebih (November 2021 sampai Desember 2022, karena pensiun menjadi TN). Hal ini bisa menjadi modal kuat bagi Jenderal Andika menapaki percaturan politik.

Dan bukan tidak mungkin Andika yang purnawiran dengan bintang 4, dijagokan sebagai Capres 2024.

Hal itu mungkin terjadi, bila meredam rivalitas capres di internal PDIP antara Puan vs Ganjar, maka Andika bisa menjadi nama alternatif pengganti keduanya. Apalagi kesetiaan Andika yang ber DNA militer Merah – Putih tak perlu diragukan lagi.

Hendropriyono (kanan) bersama Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputeri (tengah) mantan KSAU Marsekal Purn Chepy Hakim berbincang santai sebelum pandemi Covid 19.

Menilik kedekatan Megawati dan Hendropriyono terjalin mesra sampai kini. Dan kedua tokoh ini juga dalam pergaulan politik dan kebangsaan selalu harmonis dan saling mendukung, walaupun berbeda partai. Mega PDIP sementara Hendropriyono PKPI (hanya dua tahun menjadi Ketum partai, selanjutnya diganti tokoh milenial).

Menyoal secara pergantian di panglima TNI, maka tak tertutup kemungkinan jabatan Presiden pun bisa bergantian, Sipil dan Militer.  Coba tengok era reformasi dari Habibie sampai Jokowi, sipilnya 4 (Habibie, Gus Dur, Mega dan kini Jokowi) dan milternya satu (SBY). Namun, sekali lagi acuan menjabat Presiden tak harus bergantian, melainkan pintu masuknya Presiden Treshold (ambang batas pencalonan Presiden) dengan lokomotif pencalonannya dari Partai Politik.