BACA JUGA: Peredaran Narkoba di Desa Sangat Berkorelasi dengan Tingginya Perputaran Uang di Desa
Foto : Menteri Sosial Risma, Walikota Pekalongan Saelany, Wakil Walikota Aaf, jajaran OPD, Kepolisian dan TNI mengecek lokasi pengungsian
Tiba sekitar pukul 01.30 WIB dini hari, Mensos Risma langsung meninjau lokasi pengungsian banjir, mengecek dapur umum di Stadion Hoegeng yang didirikan. Bersinergi dengan Brimob, TNI dan Tagana. Meninjau salah satu lokasi wilayah terdampak banjir di Kelurahan Pasirkratonkramat. Lalu juga berkoordinasi dengan pihak - pihak terkait penanganan bencana di Kota Pekalongan. Kunjungan Mensos Risma ini disambut baik oleh Walikota Pekalongan HM Saelany Machfudz,SE didampingi Wakil Walikota Pekalongan H. Achmad Afzan Arslan Djunaid,SE (Aaf), Kapolres Pekalongan Kota AKBP M Irwan Susanto, Dandim 0710/Pekalongan, Kajari Kota Pekalongan Zainul Arifin,SH.MH., perwakilan instansi terkait lainnya dan sejumlah relawan.
-
Menurut Risma, dalam penanganan banjir di Kota Pekalongan yang menjadi poin penting adalah tidak adanya warga yang terlantar. Kemudian juga kebutuhan sandang pangan korban banjir terpenuhi. "Agar warga tidak terlantarkan,yang paling itu. Kami juga sudah mengecek bagaimana kondisi pengungsian, ketersediaan makanan, penerapan protokol kesehatan. Alhamdulillah semua penanganannya bagus - bagus. Terima kasih Pak Walikota, Bu Kepala Sekolah yang sudah dibantu menyediakan tempat pengungsian. Selain itu, penerapan protokol kesehatan disini juga sudah bagus," ucapnya.
-
Dalam kunjungan, Mensos Risma turut prihatin atas musibah banjir yang terjadi hampir merata di wilayah Pantura khususnya di Kota Pekalongan. Terlebih, pihaknya juga menekankan kepada pemerintah setempat dan pihak - pihak terkait. Agar dapat mengantisipasi bencana banjir. Sehingga ini tidak sampai menimbulkan korban jiwa. Terutama harus mengetahui penyebab banjir untuk mencari solusi penanganannya yang tepat. "Musibah banjir ini adalah cobaan, kita semua harus sabar. Dan saya juga sudah berbincang kepada Pak Walikota dan unsur terkait lainnya mengenai penanganan banjir ini. Agar jangan sampai menimbulkan korban, penyebab banjir juga harus bisa diketahui dan bisa diselesaikan,” terangnya.
-
Risma juga menjelaskan bahwa tidak mudah memang menangani dampak bencana banjir. Terlebih memang terjadi di cukup banyak wilayah Pantura. Namun, sinergi semua pihak sangat berarti. “Memang tidaklah mudah,karena bencana banjir ini merata hampir seluruh Pantura. Mulai dari Karawang, Bekasi, Subang, Indramayu, Cirebon, termasuk di Pekalongan ini. Namun, dengan koordinasi dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, penanganan musibah ini akan dapat dilakukan dengan baik. Dan semoga genangan banjir bisa cepat surut. Dengan demikian, para pengungsi bisa kembali pulang ke rumahnya dan beraktivitas," tandasnya. Dalam kunjungan ke Kota Pekalongan, Mensos Risma juga memberikan bantuan selimut, tikar dan snack yang dibagikan kepada para pengungsi. (Dinkominfo Kota Pekalongan/Herdy Ramahwan/Ayu Yulia Yang)
BACA JUGA: Pemerintah bersama Dinas Sosial P2KB Kota Pekalongan Rutin Bagi Nasi Bungkus ke Pengungsi