Sarman Simanjorang : Kapolri Baru Berantas Teroris dan Pungli, Bencana Alam Tugas Kita Bersama

0
531
Sarman Simanjorang (kanan) saat acara bersama Presiden Jokowi di Istana Bogor

Jakarta, NAWACITAPOST – Tak ada yang berubah dari sosok Sarman Simanjorang. Sebagai pelaku usaha yang jatuh bangun dan merintisnya dari bawah, Tetap bersuara sama, bukan hanya untuk dirinya, tapi untuk 60 juta usaha kelas menengah (UKM)  yang mengalami segala terpaan dan keterpurukan di situasi seperti ini (Covid -19). Begitulah penggalan kalimat  Ketua Umum Himpunan Pengsuha Pribumi Indonesia (HIPPI) ketika ditemui nawacitapost di kantornya  kawasan Sudirman Center, Jakarta Selatan, Jumat (22/1/2021).

Baca Juga : Sarman Simanjorang : Vaksin Lancar, Ekonomi Moncer

Bahkan, Sarman pun miris dengan situasi yang terjadi pada negeri ini. Khususnya mengenai bencana alam yang terjadi di awal tahun ini.  Yang mana  “tahun ini (2021)  sangat memprihatinkan, negara kita sudah berjuang dan berjibaku melawan Covid 19, karena sudah mengerikan dampaknya terhadap dunia usaha, lalu ditimpa lagi dengan bencana, pesawat jatuh, banjir bandang di Kalsel yang tidak pernah terjadi sejak 50 tahun lalu, gempa Sulbar,  longsor Sumedang, Gempa dan  banjir serta longsor di Sulut, gunung meletus. Yang tadinya dana Pemerintah  untuk Covid -19, harus terbagi kepada bencana-bencana tersebut, ya cobaan yang luar biasa untuk bangsa kita. Dan saya rasa ini bukan tugas pemerintah, tapi tugas bersama juga. Sudahlah bencana alam seperti banjir longsor itu juga karena ulah manusia juga . Kebijakan yang sudah lama dilakukan,“ tuturnya

Masih menurut  Ayah dari Brian Hezron Simanjorang, “bahwa gak ada istilahnya kalau gunung itu masih lebat, terjadi banjir, kalau gunung itu gundul maka terjadi banjir dna longsor karena tidak ada tampungan air hujan, “ujarnya.

Sarman Simanjorang SE, MBA

Terkait Kapolri Kapolri baru, “saya menaruh harapan besar kepada beliau (Komjen Listyo Sigit Prabowo), yang pertama peran Polri bersama aparat terkait juga melakukan berbagai pengawasan juga memberikan sanksi  terhadap masyarakat kita yang melanggar protokol kesehatan, itu menjadi harapan saya di Polri, karena tanpa peran mereka (Polri) tak akan berhasil semuanya. Peran Polri sangat strategis dalam penanganan Covid -19 ini, “ jelasnya.

Apalagi pasca Covid 19 ini,  Polri menciptakan suasana masyarakat iklim yang aman, nyaman sehingga pengusaha-pengusaha kita juga bergairah melaksanakan aktivitas usahanya. Dan, ivestor tidak ragu masuk menanamkan investasinya, karena iklim usaha investasi positif ini juga menjadi salah satu indikator untuk masuk. Nah itu tugas Kepolisian menciptakan suasana itu, ujarnya.

Caranya, bagaimana, yaitu menumpas jaringan-jaringan terorisme yang masih tersisa di Indonesia. Pasalnya,  itu ancaman yang bisa mengancam investasi kita,  itu harapan kita kepada Kapolri yang baru.  Kemudian praktek-praktek pungli diberantas, karena itu juga membebani pengusaha, Sarman mencontohkan secara nyata, bagaimana perjalanan dari Medan ke Jakarta membawa jeruk Medan,  dimana  disetiap provinsi selalu ada punglinya (tanya saja supir truk yang mengangkut jeruk medan, sarman menjelaskan), maka pengamanannya harus ditingkatkan, lalu preman-preman berkeliaran.  Pokokny, Kapolri baru ini mampu melakukan peran strategis yang sudah dilakukan  oleh Kapolri sebelumnya.

Senada dengan  Sarman,  Wakil Ketua Umum Bidang Humas HIPPI Jakarta Faigiziduhu Ndruru (FN)  ditempat yang sama   mendukung pernyataan  Komisaris Utama PT Geotheremal Energi (anak suaha PT Pertamina), bahwa memang  pungli itu kerap terjadi kepada para UKM yang sudah menanggung beban usaha di tengah Covid -19, diperparah dengan pungli dari berbagai pihak.

Sementara  untuk pengusaha besar, pungli mungkin tidak dialami, karena pengusaha besar itu sudah mempunyai loikasi dan perlengkapan dalam hal ini manajemen yang bisa menghadapi ancaman pungli tersebut. Jadi, Faigi mendukung langkah yang sudah disampaikan  Sarman dalam harapan kepada Kapolri baru, pungkas FN.