Ketum HKNB: Bersatu Berbagi Kasih Kuatkan Sesama

3
447
Foto : Ketua HKNB, Asafo Daeli, S.E. serah terima bantuan sosial

Bekasi, NAWACITAPOST – Bencana Nasional Pandemi Virus Corona (Covid 19) sejak awal bulan Maret 2020 sampai saat ini. Masih sama terus meluluhlantakan tatanan kehidupan seluruh lapisan masyarakat. Baik di Indonesia tanpa kecuali bahkan diseluruh dunia. Berlangsung terus merenggut jiwa manusia tanpa pilih kasih.

Foto : Kegiatan Berbagi Kasih Kuatkan Sesama

Dampaknya menjadikan roda perekonpmian seakan berhenti. Keputusan pemerintah akhirnya berlakukan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar). Hal itu membuat aktivitas masyarakat sangat terbatas. Bahkan banyak usaha menghentikan kegiatan. Mulai dari usaha skala mikro sampai makro. Akibatnya penghasilan masyarakat berkurang. Bahkan hingga hilang sama sekali. Setiap orang khususnya dalam keluarga mengalami kesulitan memenuhi kebutuhan rumah tangga. Terutama bagi kalangan ekonomi kelas bawah. Tidak bisa menghindarkan diri dari dampak langsung Covid 19.

BACA JUGA: Megawati, Titisan Soekarno Melanjutkan Perjuangan Politik Merdeka

Pemerintah melakukan upaya menguatkan keluarga dengan bantuan sosial (bansos). Itupun sangat terbatas. Karena semua terjadi tiba-tiba. Persiapan anggaran tidak tersedia. Semangat gotong royong dibangkitkan. Gerakan saling berbagi digelorakan.

BACA JUGA: Putra Nias Berkarya, Covid 19 Bukan Halangan

Himpunan Keluarga Nias Bekasi ( HKNB ). Dibawah kepemimpinan Ketua Umum Asafo Daeli, S.E. menyatakan. Sebagai masyarakat Bekasi asal Kepulauan Nias terpanggil. Terpanggil mengambil bagian dalam meringankan beban warga yang terdampak Covid 19. Menghimpun dana dengan cara gotong royong dari internal warga dan dukungan eksternal. Berbagi dari dan untuk sesama adalah wujud motto “Lumo Sebua Wahasara Dodo”. Artinya Kekuatan Karena Kebersamaan.

Foto : BPH HKNB usai berbagi kasih kuatkan sesama

BACA JUGA: Bukan Saatnya Lagi, Takut dan Khawatir akan Rampok?

Ketua Umum menjelaskan. Kriteria yang ditetapkan. Yang menerima bansos HKNB adalah setiap orang yang berstatus Duda atau Janda. Selain itu, adalah warga yang mengaku kesulitan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Ama Ricky biasa dipanggil menamai bantuan dengan “HKNB PEDULI KASIH”. Bantuan disalurkan dalam bentuk Bantuan Langsung Tunai (BLT).

BACA JUGA: Bak Buah Simalakama Persekusi FPI Terhadap Masyarakat Batak

Pada Minggu 10 Mei 2020 di Gereja BNKP Marturia Bekasi dijadikan tempat pembagian. Pemilihan tempat tidak terlepas dari hubungan historis HKNB dengan BNKP Marturia. Mayoritas penerima bantuan Peduli Kasih memang kebetulan warga jemaat di BNKP.

Badan Pengurus Harian (BPH) berhasil menghimpun donasi. Hasilnya disalurkan dalam bentuk tunai. Karena memang kebanyakan bansos yang lain rata-rata dalam bentuk sembako. Diputuskan jadi sebanyak 87 orang atau keluarga sebagai penerima. Kepada setiap donatur yang telah berbagi. Terlebih juga berupaya mencari sumber donasi. Tentu atas nama pengurus menyampaikan rasa terimakasih. Merasakan bangga atas kebersamaan warga HKNB, saling peduli dan berbagi Kasih. Terutama dalam kondisi dibutuhkan saat ini. Biarlah semua menjadi kemuliaan bagi Tuhan. Ama Ricky menutup informasinya ke nawacitapost.com. (Ayu Yulia Yang)

Comments are closed.