Bank Indonesia Turunkan Suku Bunga Acuan Jadi 5,75%

0
10

Jakarta, NAWACITA – Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk menurunkan suku bunga acuan “7-day Reverse Repo Rate” sebesar 0,25 persen menjadi 5,75 persen dari enam persen pada Rapat Dewan Gubernur (RDG) di Jakarta, Kamis (18/7). Penurunan itu didasari karena keyakinan inflasi terus bergerak terkendali, dan upaya untuk memanfaatkan momentum pertumbuhan ekonomi domestik.

Sebagai catatan, pemangkasan suku bunga acuan Bank Sentral ini adalah yang pertama kali dilakukan sejak November 2018. Pada 2018, Otoritas Moneter menaikkan suku bunga acuan sebanyak 1,75 persen menjadi enam persen.

Penurunan suku bunga acuan itu sesuai dengan prediksi sejumlah ekonom. Bahkan nilai tukar rupiah menguat 40 poin atau 0,29 persen menjadi Rp13.943 per dolar AS dibanding posisi sebelumnya Rp13.983 per dolar AS, pada Kamis pagi, mengikuti ekspektasi penurunan bunga acuan.

Analis Bank Mandiri Rully Arya Wisnubroto mengatakan pergerakan rupiah hari ini akan dipengaruhi keputusan bank sentral terkait suku bunga acuan yang diprediksi akan turun 25 basis poin. “Saya rasa hari ini hasil RDGnya sesuai ekspektasi. Jadi sudah highly expected (harapan tinggi) akan ada cut (penurunan) 25 bps,” ujar Rully.

Menurut Rully, jika BI tidak menurunkan suku bunga acuannya BI 7Days Reverse Repo Rate maka akan berdampak negatif bagi nilai tukar. “Justru yang negatif kalau tidak turun,” katanya.

Kendati demikian, rupiah berpeluang sedikit terkoreksi namun cenderung relatif stabil. “Kami expect hari ini (kurs rupiah) di kisaran Rp13.950-Rp14.050 per dolar,” ujar Rully.

(Ant)

Tinggalkan Balasan