Atraksi 100 Pelompat Batu Semarakkan Pesta Ya’aahowu Festival Nias 2018

0
270

 

Nias, NAWACITA– Pembukaan Pesta Ya’ahowu Nias Festival 2018 dihebohkan dengan atraksi 100 orang pelompat batu asal Nias.

Pembukaan event ini secara resmi dilakukan oleh Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi di Lapangan Orurusa,Teluk Dalam, Nias Selatan, Sabtu (17/11).

Gubernur Edy dalam event ini sempat mengikuti tarian perang kolosal dari 600 penari yang memakai baju perang khas Nias.

Dari pantauan wartawan Nawacitapost, para pengunjung dan wisatawan yang datang dibuat kagum ketika para pelompat mulai beraksi setelah tarian kolosal perang dilakukan.

Moment besar ini diabadikan oleh para pengunjung. Mereka berebut untuk mendokumentasikan setiap lompatan yang dilakukan para pelompat yang berseragam pejuang Nias masa lalu.

Seketika para pengunjung bersorak ketika 100 pelompat melakukan aksinya secara beruntun. Aksi ini membuat tepuk tangan yang menambah kemeriahan Festival ini.

Gubernur Edy Rahmayadi dalam sambutanya mengharapkan kegiatan ini bisa dipertahankan dalam menarik wisatawan baik lokal maupun mancanegara. Apalagi atraksi Budaya seperti Lompat Batu bisa memberikan hiburan kepada wisatawan.

“Kegiatan Pariwisata harus lebih genjar dan bertahan lama agar memberikan daya tarik wisatawan. Budaya Nias merupakan potensi wisata yang menarik. Saya harapkan masyarakat bisa berpartisipasi dalam segala event-event kepariwisatawan,” ungkap Edy.

Gubernur Sumut Edy Rahmayadi saat dipanggul oleh para penari.

Ditempat yang sama, Ketua Panitia Penyelenggara Ya’ahowu Nias Festival Sozanolo Ndruru menyampaikan bahwa atraksi berkelas harus diberikan untuk memenuhi target kunjungan wisatawan.

“Kita bangga karena Ya’ahowu Nias Festival bisa kembali digelar. Dan Nias Selatan dipercaya menjadi tuan rumah. Dan kita juga bangga karena festival ini sudah masuk dalam 100 Calendar of Event Kementerian Pariwisata. Dengan dukungan penuh kementerian, kita menetapkan target 3.000 hingga 4.000 wisatawan. Baik mancanegara maupun nusantara,” papar Sozanolo.

Untuk itu, beragam agenda juga siap digelar untuk memanjakan wisatawan yang hadir di Nias.

“Kita punya agenda budaya dari empat kabupaten dan lima kota di Pulau Nias. Ada juga sport tourism, dan lainnya. Kita berharap agenda yang sudah kita siapkan bisa menarik minat wisatawan. Baik wisatawan mancanegara maupun nusantara,” katanya.

Menteri Pariwisata Arief Yahya juga memuji atraksi budaya yang ditampilkan dalam Ya’ahowu Nias Festival 2018.

“Luar biasa. Budaya yang ditampilkan lengkap, dari seluruh kabupaten dan kota di Kepulauan Nias. Apalagi budaya lompat batu juga ditampilkan secara kolosal. Budaya itu semakin dilestarikan semakin menjual. Oleh karena itu saya mendukung kegiatan kegiatan seperti ini,” katanya.

 

 

 

(Reporter Fizly Ciputri Ndruru)

Tinggalkan Balasan