Edgar Xavier Marvelo Tambah Medali Indonesia, Raih Perak di Cabang Wushu

1
248
Edgar Xavier Marvelo atlet wushu Indonesia.(Foto: tribun)

Jakarta, NAWACITA– Cabang olahraga wushu mempersembahkan perak untuk menambah perolehan medali bagi Indonesia di Ajang Asian Games 2018.

Atlet bernama Edgar Xavier Marvelo yang melangkah maju dalam putaran final mempersembahkan medali perak setelah di putaran final Changquan putra harus mempunyai nilai selisih dari atlet Thailand yang meraih medali emas.

Berlangsung diHall B3 JiExpo Kemayoran, Jakarta pada Minggu pagi. Edgar merupakan salah satu atlet yang baru pertama kali mengikuti pertandingan di ajang terbesar bagi bangsa-bangsa Asia tersebut.

Dia memasuki arena tanpa ada gugup dari raut wajah pria yang telah berlatih wushu sejak usia enam tahun tersebut. Sebelum bertanding, dirinya memang sengaja tak melihat skor lawan agar dia tak merasa gugup.

Dengan percaya diri, dia menunjukkan performa terbaiknya saat bertanding di olahraga bela diri asal utara China tersebut. Dia menekukkan wajahnya sehingga rautnya menjadi seram, gerakan lentur, serangannya begitu agresif meski di depannya tak ada orang yang ingin dilawan.

Atas aksinya tersebut, Edgar mendapat poin 9,72, sedikit lebih rendah dibandingkan atlet wushu asal negeri tirai bambu Peiyuan Sun yang memperoleh skor tertinggi yaitu 9,75.

“Terima kasih kepada semua pihak termasuk pengurus, pelatih dan teman-teman. Juga kepada keluarga saya yang memberikan dukungan dan semangat kepada saya sehingga berhasil meraih  medali perak,” kata pria berusia 19 tahun tersebut usai pertandingan.

Edgar mengaku tak menyangka telah berhasil memberikan perak pertama untuk Indonesia. Dia juga tak muluk-muluk ingin mendapatkan medali karena menurut dia lawan-lawannya kali ini memang mempunyai kualitas yang mumpuni seperti China, Chinese Taipei, Korea, dan juga Malaysia.

Diapun memang tidak ditargetkan untuk mendapatkan emas, dia hanya diminta memberikan performa terbaiknya saat bertanding di Asian Games. Perak yang diraihnya di ajang empat tahun sekali tersebut telah membuat pelatihnya, Susyana bangga.

“Pencapaian ini bagus mengingat dia adalah atlet bar, saya bangga atas hasil ini,” kata Susyana.

Comments are closed.