AS Diduga Simpan 150 Bom Nuklir di Eropa, Politisi Belgia Meradang

0
13

BRUSSELS, NAWACITA – Seorang politisi oposisi Belgia meminta jawaban dari pemerintah setempat setelah muncul laporan bahwa AS menyimpan senjata nuklir di negaranya.

Rancangan laporan yang hendak disampaikan dalam pertemuan komite pertahanan dan keamanan NATO memuat detil di mana dan berapa jumlah bom nuklir AS itu disimpan.

Diwartakan AFP Selasa (16/7/2019), laporan itu menyebut AS menyimpan 150 bom nuklir yang tersebar di enam lokasi Eropa, salah satunya adalah bom gravitasi B-61.

Kabar itu muncul di tengah kekhawatiran akan perlombaan senjata nuklir terbaru menyusul perjanjian era Perang Dingin antara AS dan Rusia di ambang kolaps.

Samuel Cogolati, politisi dari Partai Green mengatakan dalam laporan itu, salah satu lokasi tempat penyimpanan bom nuklir itu adalah Pangkalan Kleine-Brogel di utara Belgia.

“Kami menginginkan adanya penjelasan secara terbuka. Kami harus menghentikan kebohongan dan mendudukkan segala kemunafikan ini,” tegas Cogolati.

Laporan dari Senator Kanada Joseph Day itu merujuk tak hanya Kleine-Brogel. Namun juga Buechel (Jerman), Aviano dan Ghedi-Torre (Italia), Volkel (Belanda), dan Incirlik (Turki).

Laporan berjudul A New Era for Nuclear Deterrence? Modernisation, Arms Control, and Allied Nuclear Forces itu dilaporkan ditulis pada April lalu.

Kemudian diamandemen pada pekan lalu untuk menghilangkan referensi terperinci di mana saja pangkalan udara yang menjadi lokasi penyimpanan senjata.

Informasi itu disebut datang dari laporan tahunan pasukan nuklir AS di Bulletin of the Atomic Scientists, yang memaparkan detil lokasi seluruh hulu ledak nuklir mereka.

Washington merupakan satu dari tiga negara pemilik bom nuklir di NATO selain Inggris dan Perancis. Meski ancaman nuklir adalah bagian dari strategi pencegahan, mereka menolak membahasnya lebih rinci.

Aliansi Atlantik Utara itu menjaga jarak dari laporan tersebut, dengan salah satu pejabat menyatakan bahwa laporan itu bukanlah dokumen resmi NATO.

“Dokumen yang dikutip itu adalah rancangan laporan dari anggota parlemen NATO yang berdasarkan Pertemuan Dewan Parlemen,” kata pejabat anonim itu.

Sementara juru bicara Kementerian Pertahanan Belgia Didier Reynders juga menolak untuk memberikan komentar terkait adanya laporan yang beredar itu.

Pada akhir 1980-an, menteri di Belgia mengakui adanya senjata nuklir AS di Kleine-Brogel, yang berlokasi 90 kilometer sebelah barat laut Brussels.

Namun, tidak ada detil yang diberikan berapa jumlah pasti bom nuklir yang ada di pangkalan dekat perbatasan Belanda tersebut, bagaimana cara menggunakannya, sebagaimana dilansir dari kompascom.

Hanya saja, bom gravitasi B-61 disebut bisa dibawa oleh pesawat AS maupun sekutu. Namun, otoritas penggunaanya berada di bawah kendali Presiden AS.

Tinggalkan Balasan