Jakarta, NAWACITAPOST.COM - Bagi orang yang tinggal di Jakarta dan sekitarnya, sudah tidak asing lagi dengan lagu "Ondel-ondel" yang dinyanyikan oleh Benyamin.S. lagu ini sering diperdengarkan terutama pada hari ulang tahun Jakarta sembari memajang sepasang Ondel-ondel sebagai hiasan di jalan-jalan protokol, hotel-hotel, dan gedung perkantoran di Jakarta.
Mengutip kebudayaanbetawi.com ondel-ondel telah diturunkan dari generasi ke generasi, dan budaya ini mengandung simbol dan makna yang dalam. Topeng merah laki-laki berarti laki-laki harus berani dan berani, sedangkan topeng putih pada perempuan berarti mereka harus menjaga kesucian.
Bunga kelapa di atas goyangan berarti kekuatan. Pohon kelapa memiliki akar yang kuat sehingga seluruh elemen tubuhnya dapat dimanfaatkan. Sepasang Ondel-Ondel Betawi juga memiliki nama, yaitu Kobar untuk anak laki-laki dan Borah untuk anak perempuan. Kobar melambangkan bahwa manusia harus mencari nafkah di dunia ini, sedangkan Borah adalah lambang akhirat, yaitu manusia harus selalu berbuat baik dan mengingat Tuhan.
Beberapa bentuk Ondel-Ondel Betawi menakutkan dengan kepang dan gigi taring. Maksudnya agar roh jahat itu takut pada wajah raksasa yang menakutkan itu, agar tidak mengganggu manusia. Selain itu, ada banyak sesajen dan upacara sebelum pertunjukan Ondel-Ondel Betawi dengan tujuan pengusiran setan dan filosofi hidup.
Saat ini pertunjukan ondel-ondel lebih sedikit karena generasi modern lebih menyukai hiburan seperti film atau band. Namun, di Jakarta, Ondel-Ondel masih sering ditemukan, baik untuk hiburan atau pesta atau hanya untuk pertunjukan atau hanya sekedar keliling untuk mengamen saja.
Pertunjukan ondel-ondel biasanya diiringi dengan berbagai kesenian lainnya. Seperti musik yang biasa mengiringi adalah tanjidor, gambang kromong, musik rebana, gendang pencak, dan lain-lain.