Jakarta, NAWACITAPOST.COM - Manfaat sarapan seringkali dilupakan, terutama bagi mereka yang sedang berusaha menurunkan berat badan. Faktanya, melewatkan sarapan meningkatkan risiko kenaikan berat badan, atau obesitas. Namun, banyak orang percaya bahwa melewatkan sarapan dapat mengurangi asupan kalori dan menurunkan berat badan. Sarapan sering disebut sebagai waktu makan terpenting dalam sehari.
Pasalnya, ketika tidur tubuh dalam keadaan puasa, dan tidak ada asupan nutrisi yang masuk ke dalam tubuh. Saat pagi tiba, tubuh membutuhkan asupan energi untuk beraktivitas di luar ruangan. Aktivitas yang telah ditunjang oleh nutrisi sarapan pagi akan membuat kegiatan berjalan baik dengan penuh semangat. Melansir halodoc.com berikut ini adalah manfaat pentingnya sarapan yaitu:
- Memberi Nutrisi yang Dibutuhkan Tubuh
Jika terlalu sering melewatkan sarapan, vitamin dan nutrisi yang dibutuhkan tubuh tidak akan terpenuhi dengan baik. Sarapan dapat memberikan asupan nutrisi yang cukup untuk tubuh. Untuk memperoleh manfaat sarapan, sebaiknya mengonsumsi sereal gandum utuh, buah-buahan, sayuran, daging tanpa lemak, telur rebus, ayam, susu rendah lemak atau keju. Jangan lupa untuk mengkombinasikan kudapan dengan karbohidrat kompleks, protein, serat, serta sedikit lemak, agar kamu merasa kenyang lebih lama.
- Melindungi Tubuh dari Serangan Penyakit
Seseorang yang terbiasa melewatkan sarapan akan memiliki kadar kolesterol jahat yang tinggi dalam tubuh, daripada mereka yang mengonsumsi seporsi sereal gandum utuh atau biji-bijian dengan campuran susu. Asupan serat tinggi saat sarapan baik dikonsumsi karena dipercaya dapat mengurangi risiko terjadinya penyakit jantung. Selain itu, saparan mampu menyeimbangkan kadar gula darah dan mencegah resistensi insulin. Dengan kata lain, rutin sarapan akan menjauhkan dari penyakit berbahaya, seperti diabetes.
- Meningkatkan Kemampuan Kognitif Otak
Meningkatkan konsentrasi otak merupakan salah satu manfaat sarapan yang dapat dirasakan. Sarapan adalah asupan pertama setelah tubuh berpuasa semalaman. Saat sarapan, otak kembali mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan, dalam bentuk glukosa dan glikogen. Kemudian, otak akan mendapatkan sinyal jika tubuh telah siap melakukan aktivitas harian. Jika kebutuhan glukosa tidak terpenuhi, maka akan merasa sulit untuk berkonsentrasi, dan merasa cepat lelah.
- Menjaga dan Menurunkan Bobot Tubuh
Jangan melewatkan sarapan hanya karena takut berat badan bertambah, ya! Pasalnya, alih-alih menambah berat badan, sarapan justru akan menjaga berat badanmu agar tetap ideal. Logikanya, jika kamu sudah sarapan di pagi hari, saat menjelang siang, kamu tidak akan kalap untuk makan. Hal tersebut dipercaya dapat membantu program diet seseorang.