JAKARTA , NAWACITAPOST - Satgas Penanganan Covid-19 menyayangkan adanya perlawanan dari masyarakat yang memaksa mudik dan berupaya menerobos pintu penyekatan kepolisian. Padahal berdasarkan data akumulasi skrining yang dilakukan kepolisian, mendapati sekitar 4 ribu pemudik yang positif COVID-19 dan jumlah ini masih berpotensi meningkat selama proses skrining terus berjalan.
BACA JUGA : Penutupan Tempat Wisata Zona Merah dan Kuning Untuk Menekan Penularan Selama Lebaran
"Satgas berharap aparat dilapangan selalu bersabar dalam menjalankan tugas yang sedang diemban," Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito dalam keterangan pers Perkembangan Penanganan Covid-19 di Graha BNPB, Selasa (11/5/2021) yang juga disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden.
BACA JUGA : Tren Baik Positivity Rate Harus Dijaga Dengan Tidak Mudik
Pemerintah meminta TNI/Polri tetap tegas dan konsisten dalam menegakkan kebijakan ini sesuai peraturan yang berlaku. Dan anggota kepolisian di lapangan, hendaknya tidak ragu untuk menerapkan sanksi putar balik kepada masyarakat yang tetap memaksa mudik.
Untuk hal ini pemerintah mengapresiasi upaya yang telah dilakukan oleh aparat yang bertugas, meskipun harus berpisah dengan keluarga di rumah. Masyarakat juga diminta untuk mematuhi kebijakan peniadaan mudik lebaran tahun ini. Sehingga penanganan COVID-19 yang telah baik dapat terus terjaga dan mencegah terjadinya lonjakan.
BACA JUGA : Menko PMK Minta Jamaah Salat Id Wudhu di Rumah
Kepada masyarakat juga diminta tetap mematuhi protokol kesehatan dalam aktivitas kesehariannya. Agar terhindar dari tertularnya virus COVID-19. Serta bagi umat muslim yang melaksanakan ibadah shalat Idul Fitri 1442 H, diminta mengikuti pedoman yang telah disiapkan pemerintah yang tertuang dalam Surat Edaran Menteri Agama No. 7 Tahun 2021.
"Semoga di tahun depan, melalui usaha dan ikhtiar, kita dapat merayakan Idul Fitri di kampung halaman. Sampai hari tersebut tiba, kita dapat sama-sama berlaku bijaksana dan sabar," pungkas Wiku.
Tim Komunikasi Komite Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) dan Pemulihan Ekonomi Nasional
Editor: Kornelius
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Terkini
Selasa, 19 Mei 2026 | 19:50 WIB
Selasa, 28 April 2026 | 06:26 WIB
Senin, 27 April 2026 | 13:52 WIB
Rabu, 22 April 2026 | 19:53 WIB
Rabu, 22 April 2026 | 19:52 WIB
Rabu, 22 April 2026 | 19:51 WIB
Selasa, 14 April 2026 | 17:12 WIB
Selasa, 14 April 2026 | 15:33 WIB
Selasa, 14 April 2026 | 15:18 WIB
Kamis, 5 Maret 2026 | 06:00 WIB
Sabtu, 21 Februari 2026 | 21:23 WIB
Kamis, 18 Desember 2025 | 06:00 WIB
Jumat, 3 Oktober 2025 | 19:28 WIB
Jumat, 26 September 2025 | 08:13 WIB
Minggu, 31 Agustus 2025 | 13:09 WIB
Sabtu, 8 Februari 2025 | 15:20 WIB
Jumat, 7 Februari 2025 | 21:58 WIB
Kamis, 6 Februari 2025 | 18:46 WIB
Kamis, 6 Februari 2025 | 18:26 WIB
Kamis, 6 Februari 2025 | 17:54 WIB