Trio Menteri Bidik 4 isu penting ke WuYi, Provinsi Fujian, RRT.

0
507
FOTO : ) Erick Thohir , Retno Lestari Priansari Marsudi , Muhammad Lutfi

RRT, NAWACITAPOST – Menteri Luar Negeri Republik Indonesia (Menlu RI) Retno Lestari Priansari Marsudi bersama Menteri perdagangan Republik Indonesia (Mendag RI) Muhammad Lutfi dan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir    melalui jumpa pers via zoom meeting Sabtu (02/04/2021).

FOTO : Erick Thohir, Retno Lestari Priansari Marsudi , ) Muhammad Lutfi

Dalam  pertemuan  ini ada sejumlah kurang lebih 14 meng-cover berbagai isu, antara lain:  situasi geopolitik kawasan;  kerja sama vaksin;  peningkatan perdagangan dan investasi;  kerjasama kekonsuleran termasuk upaya untuk terus memperkuat pelindungan terhadap ABK Indonesia,” Urai Retno

BACA JUGA :Menlu RI : Indonesia terus berkomitmen untuk berkontribusi, berkomunikasi dengan semua pihak di Myanmar

Pertama, mengenai situasi geopolitik yang sempat kami bahas berdua dengan State Counselor Menteri Luar Negeri Wang Yi Kita membahas mengenai perkembangan situasi di Myanmar.. Kami memiliki kekhawatiran yang sama mencermati perkembangan situasi dan tidak ingin melihat rakyat Myanmar semakin menderita,” tegas Retno

Kami juga memiliki pandangan yang sama mengenai pentingnya segera diakhiri penggunaan kekuatan dan kekerasan, serta pentingnya segera dilakukan dialog diantara mereka. RRT memberikan dukungan terhadap upaya dan tawaran ASEAN untuk membantu Myanmar termasuk memberikan

BACA JUGA : ​Seorang Sandera WNI di Filipina Selatan Kembali Berhasil Diselamatkan

Sebagai informasi teman dua hari yang lalu saya juga melakukan pembicaraan dengan Menteri Luar Negeri Rusia, Sergey Lavrov. Kita juga membahas masalah Myanmar dan Rusia juga menyampaikan dukungannya terhadap ASEAN dan inisiatif Presiden Indonesia bagi penyelenggaraan KTT ASEAN. Situasi geopolitik lain yang kita bahas adalah kerjasama Indo-Pasifik Isu ini bukan pertama kalinya kita bahas. Kita berdua beberapa kali membahas isu ini. Saya kembali tekankan prinsip-prinsip dari ASEAN Outlook on the Indo-Pacific Dua diantara beberapa prinsip yang menjadi karakter dari Outlook adalah inklusivitas, yang berarti ASEAN terbuka dengan semua mitra untuk mengimplementasikan kerjasama dalam konteks Outlook dan terus memajukan kerjasama karena kita yakin bahwa konfrontasi tidak akan membawa manfaat bagi siapapun,” papar Retno

Pemajuan kerjasama secara inklusif ini secara konsisten terus kita sampaikan kepada semua mitra kita termasuk pada saat saya melakukan kunjungan ke Jepang dan sekarang di RRT. Dengan kerjasama yang baik maka kita akan dapat menciptakan kawasan Indo-Pacific yang stabil, damai, dan sejahtera. Kerja sama semakin penting untuk dimajukan di tengah situasi dunia yang penuh tantangan ini. Indonesia akan terus konsisten untuk memegang prinsip-prinsip ASEAN Outlook on the Indo-Pacific,” ungkap Retno

Dengan memegang prinsip-prinsip ini, maka sentralitas ASEAN akan dapat terjaga dan implementasi kerjasama penting untuk diarahkan pada kerja sama ekonomi yang sifatnya konkret dan saling menguntungkan. Jadi sekali lagi, kita perlu terus memberikan energi positif dan mengedepankan kerja sama dalam pengembangan kerja sama Indo-Pasifik. Isu kedua yang ingin saya sampaikan adalah mengenai kerja sama vaksin. Sebagaimana teman-teman ketahui, saat ini muncul berbagai pembatasan dan larangan ekspor negara-negara produsen vaksin dengan alasan untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri, dimana beberapa negara sedang hadapi lonjakan kasus.

BACA JUGA :  Tiga WNI Korban Sandera Abu Sayyaf Group Berhasil Diselamatkan

Pembatasan dan larangan-larangan ini sangat berpengaruh terhadap laju rantai pasok penyediaan vaksin bagi dunia, baik melalui jalur bilateral maupun melalui jalur multilateral. Jika pembatasan dan pelarangan ini terus terjadi, maka dikhawatirkan akan semakin lama dunia dapat lepas dari pandemi secara bersama dan akan semakin lama pemulihan ekonomi dapat dilakukan secara bersama,” kata Retno

Sebagai salah satu co-chairs dari COVAX AMC Engagement Group, saya memiliki tanggung jawab moral untuk terus menyerukan kerja sama agar kesetaraan akses terhadap vaksin untuk semua negara dapat terlaksana. Di tengah dinamika dunia yang sangat tinggi, di tengah tantangan yang semakin tinggi dalam pertemuan tete-a-tete (empat mata) dan pertemuan plenary bilateral dengan State Councilor/FM Wang Yi, kita membahas kembali upaya penguatan kerjasama vaksin, baik untuk jangka pendek maupun jangka panjang. Untuk jangka pendek, Indonesia mengharapkan agar pemerintah RRT akan terus memberikan dukungan agar pengiriman vaksin yang telah sudah menjadi komitmen yang mengikat (binding commitment) dapat dilakukan sesuai jadwal yang ada. Isu penguatan kerjasama vaksin ini juga kita bahas langsung dengan para produsen vaksin di Tiongkok. Selain membahas kerjasama jangka pendek, kita juga membahas kerjasama vaksin dalam konteks jangka panjang. Yaitu untuk menjadikan Indonesia sebagai hub vaksin di Asia Tenggara.,” tegas Retno

Walaupun ide ini masih di tahap awal, namun yang kita usulkan antara lain kerjasama penguatan riset pengembangan vaksin, pengembangan industri bahan baku dan peningkatan kapasitas produksi vaksin nasional. Semua ide ini akan kita bahas lebih lanjut. Tetapi secara prinsip RRT memberikan dukungan terhadap inisiatif ini. Dan sebagai informasi juga kepada kita semua, di dalam pembicaraan dengan Menlu Sergei Lavrov (yang tadi saya sudah sampaikan) kita juga membahas mengenai masalah kerja sama vaksin. Pada working level, pembicaraan telah cukup lama dilakukan dengan Rusia. Dukungan politik Rusia juga telah diberikan bagi pengembangan kerja sama vaksin dengan Indonesia,” Ungkap Retno

Yang tidak kalah penting mengenai isu ketiga yaitu terkait dengan pelindungan ABK Indonesia yang bekerja di kapal-kapal ikan RRT. Sejauh ini, pemerintah RRT telah memberikan kerja sama dalam rangka menangani berbagai kasus yang menimpa ABK Indonesia, termasuk untuk repatriasi. Indonesia lebih jauh mengusulkan kiranya dapat dibuat sebuah mekanisme pengaturan penempatan ABK WNI di kapal ikan Tiongkok yang lebih terstruktur dan dapat lebih diverifikasi oleh dua otoritas pemerintah, sehingga akan memudahkan pelindungan bagi ABK Indonesia. Pihak RRT akan menugaskan working level untuk mulai melihat kemungkinan kerja sama ini,”urai Retno

Dan isu  keempat,  yaitu pertemuan dengan private sector telah menghasilkan beberapa komitmen untuk meningkatkan pembelian beberapa produk dari Indonesia, seperti furnitur maupun produk pertanian,” Kata Retno

Sementara itu Menteri Perdagangan(Mendag) Muhammad Lutfi menyampaikan bahawa dalam pertemuan bilateral ini berkesempatan berbicara Counterpart dari Kementerian commerce Tiongkok dimana ada beberapa poin penting yang bisa diberikan antara lain, yang pertama target baru ddalam tiga tahun ke depan Indonesia akan men triple atau men tiga kaligandakan perdagangan bilateral dari kedua negara,”Ucap Lutfi

Pada tahun ini ada sekitar 31 miliar USD (tiga puluh satu miliar us dollar) dan pada tahun 2024 akan menjadi 100  Miliar USD (seratus miliar us dollar), dan yang kedua mendalami lagi perdagangan yang sudah ditandatangani sejak 2011,” pungkas Lutfi

Masih dalam suasana yang sama  Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir meng highlight atau menyoroti dua hal penting antara lain pembangunan eve battrey antara konsorsium PLN pertamina  serta Inalum dan CHTL dan CBL dimana total investment kurang lebih 5 Milar USD (lima miliar us dollar) dan yang perlu dipastikan keberlanjutan dari partnership sehingga bisa berjalan dengan ontime atau bahkan bisa di percepat,”Urai Thohir

Yang terakhir kementerian BUMN dari RRC yaitu SASAC menyadari bahwa telah terjadi perubahan selama satu tahun terakhir di ke KemBUMN dimanakan oleh mereka reformasi yang menyeluruh, dimana mereka melihat banyak sekali perubahan di perusahaan perusahaan BUMN, yang sekarang menerapkan good coorporation govornance, transparansi dan refosionalisme,” papar Thohir

Ada hal yang paling menggelitik buat saya ketika dari Counterpart saya menargetkan kalau memang Cina bisa 48 company dan bisa masuk ke top 500 dan kenapa Indonesia Cuma 2, dan tentu saya tidak sebut target apapun tapi saya bilang double menjadi 4 kalau bisa,” tutup Thohir