Menristek/Kepala BRIN Hadiri Peresmian Pusat Vaksinasi di Tangerang Selatan: Inovasi dan Kolaborasi Penting untuk Menghadapi Pandemi COVID-19

0
522

Jakarta, NAWACITAPOST – Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (Menristek/BRIN) Bambang PS Brodjonegoro mengatakan bahwa riset dan inovasi memiliki peran penting dalam mengatasi pandemi global ini. Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Bambang pada saat menghadiri peluncuran  Grab Vaccine Center atau Pusat Vaksinasi yang diluncurkan oleh Grab Indonesia dan Good Doctor bekerjasama dengan Kementerian Kesehatan Republik, yang diselenggarakan di Indonesia Convention Exhibition (ICE), Tangerang, Banten (12/3).

Menteri Bambang mengatakan percepatan inovasi melalui kolaborasi antar sektor seperti ini sangat penting untuk menekan menghadapi Covid-19 di Indonesia. Oleh karena itu Menteri Bambang mendorong inovasi yang melibatkan sektor publik dan swasta dalam pelayanan publik bersama-sama berkontribusi mengahdapi pandemi Covid-19.

“ _Grab Vaccine Center_ yang didirikan oleh Grab Indonesia dan Good Doctor merupakan kombinasi yang solid dari inovasi, penggunaan teknologi berbasis data, dan keunggulan operasional. Mengorganisir pelaksanaan program vaksinasi adalah tugas besar yang membutuhkan perencanaan dan rancangan yang komprehensif, serta pengelolaan yang cermat, dan Grab dan Good Doctor mampu mewujudkannya lewat inovasi dan pendekatan teknologi,” ujar Menteri Bambang.

Selanjutnya Menteri Bambang menjelaskan ada beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk mendorong percepatan inovasi tersebut, yakni kerja sama sektor publik dan swasta dalam menghadirkan pelayanan publik yang lebih baik lagi.

“Ini penting karena merupakan bentuk inovasi dalam pelayanan publik, biasanya orang bicara inovasi itu dalam bentuk barang atau sesuatu yang bisa dilihat secara kasat mata,” ujar Menteri Bambang.

Menteri Kesehatan Budi Sadikin mengatakan, mengingat kesuksesan pusat vaksin Grab di Bali, Kementerian Kesehatan melanjutkan kolaborasi dengan Grab Indonesia dan Good Doctor untuk menjalankan pusat vaksinasi di Tangerang Selatan dengan pendekatan yang mengedepankan teknologi yang memberikan kenyamanan lebih bagi penerima vaksin, terutama para lansia.

“10 persen dari populasi Indonesia merupakan lansia dan lebih dari 50 persen orang yang meninggal karena COVID-19 berusia lebih dari 60 tahun. Oleh karena itu, guna memberikan perlindungan kepada mereka yang rentan terpapar dengan virus ini menjadi prioritas, mengapresiasi Grab Indonesia dan Good Doctor atas komitmen berkelanjutan mereka untuk mendukung Program Vaksinasi Nasional melalui Grab Vaccine Center. Pusat vaksinasi dengan pendekatan 3-in-1 yang dipelopori oleh Grab Indonesia dan Good Doctor yang menawarkan kemudahan dan efisiensi sistem vaksinasi yang aman dan cepat,” jelas Menkes Budi.

Proses pra-registrasi, penjadwalan, dan pengelolaan data vaksinasi akan memanfaatkan infrastruktur digital dan teknologi GrabHealth dan Good Doctor yang bermitra dengan pemerintah untuk memastikan pelaksanaan yang efisien. _Grab Vaccine Center_ yang diluncurkan oleh Kemenkes yang bekerjasama dengan Grab Indonesia dan Good Doctor, menggunakan pendekatan _3-in-1_ yang mencakup jalur _drive-thru_ kendaraan roda empat dan roda dua serta _walk-in_ di kawasan ICE, BSD, Tangerang Selatan. Pusat vaksin ini menyasar lansia dan pekerja sektor publik di bidang transportasi di Tangerang Selatan yang menjadi bagian dari Program Vaksinasi Nasional Tahap 2. Pelaksanaan vaksinasi nantinya dilakukan di bawah pengawasan Kementerian Kesehatan.

_President of Grab Indonesia_ Ridzki Kramadibrata menjelaskan, pengelolaan pusat vaksin oleh Grab dan Good Doctor difokuskan pada keunggulan operasional dalam pengendalian lalu lintas pelaksanaan vaksinasi. Metode _Drive-Thru_ di _Grab Vaccine Center_ bertujuan untuk melengkapi metode vaksinasi _Walk-In_ yang umum dilakukan. Penerima vaksin yang memasuki area _Drive-Thru Grab Vaccine Center_ akan diskrining terlebih dahulu untuk memastikan bahwa mereka memenuhi kriteria sebagai penerima vaksin. Mobil dan motor yang lolos tahap skrining akan diarahkan ke salah satu jalur yang terbuka untuk pendaftaran, vaksinasi yang akan dilakukan oleh dokter dan perawat dari Dinas Kesehatan Provinsi Banten, dan observasi. Penerima vaksin akan mendapatkan sertifikat vaksin yang dikeluarkan oleh BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) sebelum meninggalkan lokasi.

“Setelah vaksin tersedia, tantangan berikutnya adalah melakukan vaksinasi untuk penduduk dengan jumlah besar dalam waktu singkat. Berbagai metode vaksinasi massal dapat digunakan untuk memastikan akses yang lebih luas ke semua segmen masyarakat. Kombinasi layanan vaksinasi _Drive-Thru_ dan _Walk-In_ menawarkan proses vaksinasi yang lebih cepat dan waktu menunggu yang lebih singkat guna mendukung agenda nasional untuk melakukan vaksinasi Covid-19 secara massal. Bekerja sama dengan semangat gotong royong yang kuat dalam memerangi Covid-19 akan mempercepat berakhirnya pandemi ini,” jelas _President of Grab Indonesia_ Ridzki Kramadibrata

Dalam Kesemptan tersebut turut hadir Istri Menkes Budi Sadikin, Ida Rachmawati; Sekretaris Utama Kementerian Riset dan Teknologi/ Sekretaris Utama BRIN, Mego Pinandito; Staf Khusus Menristek Bidang Komunikasi, Danang Rizki Ginanjar; Sekretaris Daerah Provinsi Banten, Al Muktabar; Walikota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany; Komandan Resor Militer 052 Wijaya Krama, Brigadir Jenderal TNI Purwito Hadi Wardhono; serta tamu undangan lainnya.

Dwi Rizqa Ananda, Moh. Rif’an Jauhari, Masluhin Hajaz
Biro Kerja Sama dan Komunikasi Publik
Kemenristek/BRIN