Menristek/Kepala BRIN Tekankan Pentingnya Ekosistem Riset dan Inovasi Guna Peningkatan Kapasitas Iptek Penguasaan Teknologi Penginderaan Jauh

0
258

Jakarta , NAWACITAPOST- Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (Menristek/BRIN) Bambang PS Brodjonegoro melakukan kunjungan kerja ke Pusat Teknologi dan Data Penginderaan Jauh (Pustekdata) dan Pusat Pemanfaatan Penginderaan Jauh (Pusfatja) milik Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) berlokasi di Pekayon, Pasar Rebo, Jakarta Timur (5/3). Hal tersebut dalam rangka meninjau dan mengenal lebih detail fasilitas-fasilitas dan program unggulan dari Kedeputian Bidang Penginderaan Jauh LAPAN.

“Sudah menjadi kewajiban saya sebagai Menristek untuk mengetahui segala fasilitas terkait kegiatan riset, pengembangan teknologi, sekaligus sarana promosi yang ada di lingkungan Kemenristek/BRIN,” ujar Menteri Bambang.

Menteri Bambang menyebutkan, teknologi penginderaan jauh sangatlah penting ​untuk mendukung produktivitas dan daya saing bangsa. Oleh karena itu beliau menegaskan perlunya ekosistem riset dan inovasi yang kuat untuk peningkatan kapabilitas iptek, mendukung penguasaan dan pemanfaatan data satelit penginderaan jauh.

“Hal yang terpenting dari teknologi penginderaan jauh adalah bagaimana data yang kita kumpulkan bisa kita arahkan kepada pemanfaatan yang relevan, artinya sesuai dengan kebutuhan pemerintah dan masyarakat. Dengan tiga fokus pelayanan pemanfaatan penginderaan jauh, pertama tentang sumber daya alam baik daratan maupun perairan, kedua terkait lingkungan dan mitigasi bencana, ketiga terkait isu strategis lainnya (perencanaan tata kota wilayah, perbatasan dll.),” terang Menteri Bambang.

Kepala LAPAN Thomas Djamaludin menjelaskan fasilitas-fasilitas dan program unggulan dari Kedeputian Bidang Penginderaan Jauh LAPAN. Beliau menyebutkan Deputi Bidang Penginderaan Jauh bertugas untuk melaksanakan perumusan dan pelaksanaan kebijakan teknis di bidang penelitian, pengembangan dan pemanfaatan serta penyelenggaraan keantariksaan di bidang penginderaan jauh.

“Untuk melaksanakan tugasnya, Kedeputian Bidang Penginderaan Jauh memiliki dua satuan kerja Eselon-II, yaitu Pusat Teknologi dan Data Penginderaan Jauh dan Pusat Pemanfaatan Penginderaan Jauh. Dengan tugas utama Pengembangan Bank Data Penginderaan Jauh Nasional (BDPJN) dan Pengembangan Sistem Pemantauan Bumi Nasional (SPBN),” jelas Thomas.

Selanjutnya Thomas menerangkan kemajuan platform penginderaan jauh yang dikembangkan LAPAN, yakni PLATYPUS yang menjadi salah satu Program Riset Nasional (PRN). PLATYPUS LAPAN merupakan inovasi teknologi penginderaan jauh berupa platform layanan digital yang memiliki sistem terintegrasi antara penerimaan data, pengolahan data, dan diseminasi informasi di kementerian dan lembaga, yang mampu mengidentifikasi titik api untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan, tata kelola lahan, serta penanggulangan bencana alam dan mewujudkan _Sustainable Development Goals_ (SDGs). Thomas berharap PLATYPUS dapat ​memberikan dampak yang signifikan untuk mencegah kerusakan lingkungan, mengingat kondisi Indonesia yang berada di wilayah rawan bencana.

Dalam kesempatan yang sama Deputi Bidang Penginderaan Jauh Orbita Roswintiari, memberikan paparan singkat tentang kegiatan Kedeputian Penginderaan Jauh. Beliau menjelaskan Kedeputian Bidang Penginderaan Jauh bertanggung jawab dalam penyelenggaraan penginderaan jauh secara nasional, mulai dari perolehan, penyimpanan, pengolahan, pemanfaatan, hingga distribusi data/diseminasi informasinya.

Dalam kunjungan ini, Menteri Bambang juga mengunjungi lokasi Bank Data Penginderaan Jarak Jauh Nasional (BDPJN) dan Sistem Pemantauan Bumi Nasional (SPBN) untuk membahas PRN PLATYPUS dan mengenal lebih jauh terkait _Data Center_ dan Sistem Penyediaan Data Penginderaan Jauh yang Cepat, Mudah, Aman, dan Populer (SPACeMap). SPACeMAP adalah sistem penyajian data penginderaan jauh untuk monitoring wilayah di provinsi dengan tampilan yang informatif, interaktif, dan _user friendly_.

Turut hadir mendampingi Menristek Sekretaris Kemenristek/Sekretaris Utama BRIN Mego Pinandito, Staf Ahli Menteri Bidang Pembangunan Berkelanjutan/Plt. Deputi Bidang Penguatan Riset dan Pengembangan Kemenristek/BRIN Ismunandar, Tenaga Ahli Menteri Bidang Prioritas Riset Nasional Muhammad Dimyati, serta hadir secara daring melalui _zoom meeting_ Kepala Biro Kerjasama dan Komunikasi Publik Kemenristek/BRIN Nada DS Marsudi.

Dwi Rizqa Ananda, Moh. Rif’an Jauhari, Masluhin Hajaz
Biro Kerja Sama dan Komunikasi Publik
dan
Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional
Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional