Andri Wiranofa JPU Kasus Ahok Meninggal, Berada Di Pesawat Naas Lion Air JT 610

0
970
Mantan Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). (Foto: dtk).

 

Jakarta, NAWACITA– Salah satu Jaksa Penuntut Umum (JPU) kasus penistaan agama yang mempidanakan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok ikut menjadi korban dalam musibah kecelakaan jatuhnya Lion Air JT 610 di Karawang, Senin (29/10).

Informasi yang didapatkan bahwa dalam daftar penumpang pesawat Lion Air JT 610 dengan rute Jakarta-Pangkal Pinang tersebut terdapat nama Andri Wiranofa dan istrinya. Jaksa Andri Wiranofa merupakan JPU kasus Ahok yang saat ini melaksanakan tugas sebagai kordinator pada Kejaksaan Tinggi di Pangkalpinang, Provinsi Bangka Belitung (Babel).

Sebelum kejadian, Andri dikabarkan tengah berada di Jakarta untuk berkumpul bersama keluarga. Ini merupakan rutinitas yang dilaksanakan Jaksa Andi selama libur dan kemudian dia kembali ke Babel untuk berdinas.

Dikabarkan, Jaksa dalam penerbangan naas itu berdampingan dengan istrinya. Dia duduk di kursi nomor 8A, sementara sang istri duduk di kursi nomor 8 B.

“Jaksa Andri ini tidak biasanya istrinya ikut, tapi tadi pagi ikut, mungkin sudah firasat atau gimana saya enggak tahu,” kata Stafsus Gubernur Bangka Belitung Bagian Hukum, Politik dan Pemerintahan, Dimas DP S.kom, SH MH kepada awak media, Senin(29/10).

Dimas mengatakan, jaksa Andri biasanya selalu sendiri terbang ke Pangkalpinang. Ia memang terbiasa pulang pergi Jakarta-Pangkalpinang karena seluruh keluarganya, anak dan istri berada di Jakarta.

“Dia memang biasanya sendiri pulang pergi. Ini istrinya ikut tapi anaknya enggak,”ujar Dimas.

Tidak hanya Andri, ada beberapa jaksa yang berada di dalam pesawat nahas tersebut ada Kasis Pidsus Pangkalpinang Dody Junaedi duduk di kursi 19 E, lalu ada Shandy Joham Ramadhan, Jaksa Fungsional Bangka Selatan duduk di kursi 7 F dan Staf Tata Usaha Kejati Babel bernama Sastiarta duduk di kursi 34 E.

Untuk diketahui, pesawat Lion Air dengan nomor JT 610 dengan rute penerbangan Cengkareng menuju Pangkalpinang mengalami kecelakaan setelah lepas landas dari Bandar Udara Internasional Soekarno Hatta pukul 06.20 WIB. Pesawat jatuh 13 menit setelah mengudara.

Dalam keterangan tertulis Lion Air, pesawat yang jatuh merupakan pesawat baru dan layak operasi. Pesawat tersebut baru beroperasi pada Agustus 2018.

 

 

(Red: Bee, sumber Tribun)

Tinggalkan Balasan