Waskita Kerjakan Proyek Pembangunan Infrastruktur Pelindungan Kawasan Suci Besakih di Bali Senilai Rp201 M

0
316

Jakarta, NAWACITAPOST.COM – Juli 2021, PT Waskita Karya (Persero) Tbk (Kode Saham: WSKT) kembali mendapatkan kepercayaan untuk mengerjakan salah satu objek vital di Provinsi Bali yaitu Pura Besakih yang terletak di daerah Karangasem. Kali ini, Waskita mengerjakan proyek pembangunan infrastruktur Pelindungan Kawasan Suci Pura Besakih. Hal itu ditandai dengan penandatanganan kontrak oleh Waskita dan Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman Provinsi Bali.

BACA JUGA : Direksi PT. Media Nawacita Indonesia Apresiasi Pelayanan Profesional Direktorat Kekayaan Intelektual

Penandatangan dilakukan oleh Senior Vice President Building Division PT Waskita Karya (Persero) Tbk Anak Agung Gede Sumadi dengan Pejabat Pembuat Komitmen dari Dinas PU Provinsi Bali Putu Eka Djawana. Dalam sambutannya, Agung menyampaikan bahwa suatu kehormatan Waskita bisa ditunjuk untuk mengerjakan pembangunan di Kawasan Pura Besakih.

“Seperti Kita ketahui bahwa saat ini pandemi Covid-19 masih terus berlangsung. Tapi, Kami, Waskita berkomitmen untuk terus membangun infrastruktur dari Sabang sampai Merauke. Terbukti hari ini, Kami mendapatkan kehormatan bisa ditugaskan membangun infrastruktur pelindungan Kawasan suci Besakih,” kata Anak Agung Gede Sumadi.

BACA JUGA : Nawacitapost.com, NawacitaTV dan Nawacita Award Sah Menjadi Merek PT Media Nawacita Indonesia

“Pembangunan ini dimulai pada 16 Juli 2021 dan akan berlangsung selama 510 hari kalender. Kemudian masa pemeliharaannya 365 hari kalender. Nilai kontraknya sendiri yaitu Rp201 miliar,” lanjut Agung.

Agung kemudian menjelaskan, dalam pengerjaannya, Waskita KSO dengan PT Tunas Jaya Sanur. Untuk ruang lingkupnya, Waskita akan mengerjakan 5 bagian pada Pura Besakih yaitu penataan pelataran Manik Mas di Kawasan Suci Besakih, pembangunan gedung parkir sepeda motor dan Wiyata Mandala di Kawasan Suci Besakih, dan prasarana penunjang Bencingah di Kawasan Suci Besakih.

BACA JUGA : Mendagri Ingatkan Kepala Daerah Hasil Pilkada 2020 agar Lekas Pelajari Masalah Pandemi

“Lalu ada pembangunan fasilitas penunjang Kawasan Suci Besakih, Pedestrian dan Taman Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem, pekerjaan infrastruktur di sekitar Pura Titi Gonggang di Kawasan Suci Besakih, dan pembangunan kantor desa, Bumdes dan Wantilan di Kedundung Kecamatan Rendang Kabupaten Karangasem,” jelas Agung.

Sementara itu, Project Manager dari Pembangunan Infrastruktur Pelindungan Kawasan Suci Besakih, Hapsak Panca Pamungkas menuturkan, diharapkan pembangunan bisa selesai tepat waktu. Selain itu nantinya infrastruktur yang ada di Kawasan Pura Besakih bisa bermanfaat.

BACA JUGA : Elektabilitas Ganjar di Pilpres 2024 Patut Diperhitungkan, Lembaga Survei Buktinya

“Seperti Kita ketahui bahwa Pura Besakih selain sebagai Kawasan suci untuk peribadatan bagi umat Hindu juga merupakan objek wisata di Pulau Bali yang banyak dikunjungi wisatawan domestic dan mancanegara sehingga perlu penataan yang sesuai dengan fungsinya,” tutur Hapsak.