SINTANG, NawacitaPost – Pilkada Kabupaten sintang telah usai, namun permusuhan antar kandidat masih berlangsung sampai saat ini. Dan terbukti saja Ketika Seorang Rohaniawan Katholik Menanyakan ke Sang Wakil Bupati Sintang Yosep Sudyanto terkait Vaksinasi Covid 19 justru di jawab dengan nada yang tidak baik oleh Yosep Sudyanto sembari meminta Mandau Mengkilat atau di singkat MM untuk mengurus Vaksinasi di Kecamatan Ambalau.

Hal itu di karenakan Sang Rohaniawan Katholik pada saat Pilkada Pro ke Tim Mandau Mengkilat yaitu Yohanes Rumpak dan Safarudin yang di dukung oleh Partai PDI PERJUANGAN kala itu, sedangkan Pasangan pemenang Pemilu Jarot Winarno Dan Yosep Sudyanto di dukung oleh Nasdem.

Jarot Winarno merupakan Petahana kala itu, sementara Yosep Sudyanto yang Kadis PMPTSP aktif harus pensiun dini demi mencalonkan diri menjadi Wakil Bupati Sintang kala itu.

Penolakan pelaksanaan Vaksinasi Covid 19 yang di sampaikan oleh Yosep Sudyanto tersebut terekam dengan jelas di media sosial Whatsapp antara Yosep Sudyanto dan Rohaniawan Katholik dan sudah tersebar luas di masyarakat Kalbar Khususnya Kabupaten Sintang dan Yosep pun mengakuinya, sebagai candaan.

Hal tersebut sangat disayangkan karena sikap dan kata-kata seorang pemimpin yang seharusnya bisa melaksanakan tugas yang di perintahkan oleh pemerintah pusat kepada seluruh kepala Daerah di Indonesia.

Saat ini Wilayah Kabupten Sintang masuk Zona Merah Covid 19 justru menjadi bahan candan bagi kepala Daerah itu sendiri. Angka kematian Covid 19 Di Kabupaten Sintang saat ini dalam posisi tertinggi di Kalbar.(Ary Mendrofa)

Baca juga :  Pelaku Pembunuh Wanita Dalam Kost Berhasil Ditangkap Polres Serang Kota Polda Banten