Formasi Guru Agama Non Muslim NIHIL dalam CPNS dan P3K, DPRD Kalbar Panggil Pihak Terkait

0
331

PONTIANAK, NawacitaPost – Jadwal penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) atau calon Aparatur Sipil Negara (ASN) sudah beredar di masyarakat, tidak terkecuali juga di Propinsi Kalimantan Barat. Akan tetapi ada polemik yang berkembang dan tidak wajar di dalam formasi tersebut, yaitu tidak ada jumlah penerimaan Guru Agama Non Muslim yang di libatkan didalam format penerimaan CPNS/ASN tersebut. Hal itu membuat berbagai stigma di masyarakat Kalbar tidak terkecuali Ketua Komisi I DPRD Prop Kalbar Angelin Fremalco, mengatkan akan segera memanggil dinas terkait mengenai polemik formasi guru agama yang nihil untuk non Islam. Kemarin kita sudah mengetahui ada pembukaan ASN, salah satu formasinya untuk guru agama. Yang menjadi polemik sekarang dan kita cukup prihatin itu terkait dengan formasi guru agama non Islam. Karena Pemprov sekarang ada menerima formasi guru agama P3K, tenaga kontrak, hanya ada yang guru agama Islam, guru agama lain nihil atau nol,” kata Angeline, Senin 24 Mei 2021.

Berbagai elemen masyarakat juga mengambil sikap terhadap formasi tersebut yang seolah-olah mengabaikan kebutuhan pendidikan agama lain, seperti dari Pemuda Katolik Kota Pontianak melalui Seketarisnya Bambang, S. Kom, mengatakan sangat menyayangkan sikap Gubernur Kalbar akan Formasi CPNS dan P3K tidak di akomidir semua agama yang ada di Kalbar, khususnya di Kota Pontianak.
Komisi I DPRD KALBAR sudah menjadwalkan pemanggilan kepada Kepala badan Kepegawaian Daerah Kalbar, Kepala Dinas Pendidikan Prop. Kalbar dan kakanwil Kementrian Agama Propinsi Kalbar, pada hari Selasa tangal 25 mei 2021 di kantor DPRD Prop Kalimantan Barat.

Masyarakat kalbar berharap keadilan sosial bagi seluruh rakyat dimana tertuang dalam Sila Ke lima Pancasila bisa terwujudkan, agar tercipta suasana kondusifitas di masyarakat.(ARI)