Operator Seluler Berkomitmen Sukseskan Bantuan Kuota Data Internet 2021

0
357

Jakarta, NAWACITAPOST – 3 Maret 2021 – Operator selular berkomitmen menyukseskan bantuan kuota data Internet tahun 2021. Hal tersebut disampaikan oleh masing operator selular pada Bincang Pendidikan dan Kebudayaan, secara daring, Rabu (3/4). “Dukungan tersebut diperlukan agar dapat digunakan dengan optimal oleh peserta didik dan tenaga pendidik,” tutur pelaksana tugas (plt.) Kepala Pusat Data dan Informasi (Pusdatin), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Muhammad Hasan Chabibie.

“Kami bersama operator seluler memiliki komitmen untuk menghadirkan layanan terbaik dan saya berharap semua operator seluler juga siap melayani 24 jam terhadap keluhan yang disampaikan oleh pelanggan. Hal ini juga sudah kami masukkan dalam kontrak yang kami buat dengan para operator untuk memberikan layanan terbaik kepada masyarakat,” terang Hasan.

Mendukung kebijakan bantuan kuota data internet tahun 2021, Dharma Simorangkir dari PT. Telekomunikasi Seluler menyampaikan komitmennya untuk mendukung kebijakan tersebut dan memberikan layanan yang terbaik. Koordinasi terus dilakukan, baik dengan tim di Pusdatin Kemendikbud, maupun dengan tim internal Telkomsel agar kebijakan ini sukses.

“Jadi, dengan ini kami dari Telkomsel menyatakan komitmen untuk mendukung program Bantuan Kuota Data Internet Pendidikan di Tahun 2021, baik dari sisi jumlah kuota dan juga aspek ketentuan peserta yang telah ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Persiapan juga telah dilakukan oleh Telkomsel dari Sabang sampai Merauke dengan kualitas terbaik sehingga dapat meningkatkan efektivitas kegiatan belajar secara daring. Harapan kami, program ini dapat berjalan dengan baik sesuai dengan sasaran dan target dari pemerintah,” kata Dharma.

Ia mendukung program-program pemerintah termasuk  untuk daerah terluar, tertinggal, terdepan (3T) yang masih mengalami kesulitan sinyal. “Itu komitmen dari Telkomsel dan saya yakin semua operator seluler yang lain juga sama. Kami akan terus membangun jaringan sesuai dengan program yang ditetapkan dari pemerintah. Untuk daerah-daerah lain apabila menemukan sinyal yang kurang bagus dapat menghubungi kami (call center) dan kami akan dengan senang hati membantu melakukan perbaikan,” teragnya.

Kemudian, perwakilan dari PT. Indosat, Tbk., Asrul Ardianto juga mengatakan hal yang sama. “Indosat Oredoo mengucapkan terima kasih atas kepercayaan pemerintah dan pelanggan kami dalam menyukseskan program bantuan kuota pendidikan di tahun 2020. Hal itu terbukti dari respons kepuasan pelanggan (masyarakat) sehingga apa yang kita usahakan memberikan nilai positif dalam membantu guru dan peserta didik melakukan pembelajaran jarak jauh,” ujarnya.

Ia menambahkan, untuk tahun 2021 Indosat Oredoo berkomitmen untuk mendukung kebijakan dari pemerintah tersebut. “Pembelajaran jarak jauh ini kami juga menyiapkan produk sesuai yang diinginkan oleh pemerintah, kemudian kami juga menyiapkan kapasitas jaringan yang memadai untuk mendukung program tersebut,” terang Asrul Ardianto.

Selanjutnya, Murti Ayu dari PT. XL Axiata, Tbk, mengungkapkan bahwa XL Axiata mendukung program bantuan kuota belajar 2021.  “Pada tahun 2020, kami juga telah mendukung program ini dengan memberikan dukungan terbaik dan membantu pemerintah dalam menjalankan program ini sehingga teman-teman peserta didik maupun pendidik bisa menggunakan layanan kami dengan baik. Kemudian, XL Axiata juga berkomitmen untuk memberikan layanan terbaik dalam penggunaan kuota sesuai dengan ketentuan dari Kemendikbud. Kami juga telah mempersiapkan jaringan dengan jangkauan yang luas yang dapat digunakan oleh para pengguna XL dengan baik,” tutur Murti Ayu.

Ia menambahkan, XL Axiata bekerja sama dengan Kemenkominfo untuk pembangunan sinyal di daerah 3T dan rencananya selesai pada tahun 2023. Harapannya, dengan pembangunan itu kita bisa menjangkau daerah-daerah yang mungkin selama ini belum mendapatkan sinyal seluler. “Saat ini, kami juga terus membangun infrastruktur, baik BTS baru maupun penambahan kapasitas. Melalui penambahan kapasitas ini pelanggan mendapatkan pengalaman terbaik dan memberikan kontribusi dalam program-program yang dicanangkan oleh pemerintah,” jelasnya.

Sementara itu, Sukaca Purwokardjono dari PT. Smartfren Telecom, Tbk., mengapresiasi dan mendukung kebijakan bantuan kuota data internet. “Sejak awal kami selalu mendukung apa yang diprogramkan pemerintah supaya adik-adik dan anak-anak kita nyata belajarnya tidak pernah padam di tengah pandemi ini. Saya mengucapkan terima kasih juga kepada tim Kemendikbud, kami mengetahui dari awal bagaimana mereka bekerja keras untuk bisa mewujudkan adanya kuota belajar ini. Mungkin, teman-teman media tidak banyak yang mengetahui bahwa teman-teman di Kemendikbud ini untuk bisa menjalankan program bantuan kuota pembelajaran jarak jauh (PJJ) benar-benar usahanya luar bisa, bahkan bekerja sampai tengah malam,” ungkapnya.

Sukaca menambahkan bahwa Smarfren terus berkomitmen untuk menjalankan apa yang diputuskan oleh Kemendikbud dan siap mendukung untuk memberikan layanan terbaik kepada anak-anak dan adik-adik peserta didik untuk terus bisa belajar dan memanfaatkan kuota ini sebaik-baiknya. “Seperti yang tadi Pak Hasan sampaikan bahwa kami berupaya agar nyala belajar dan nyala semangat adik-adik terus ada di tengah pandemi. Sekali lagi salut dengan usaha dari Kemendikbud sehingga program PJJ ini dapat berlanjut,” ujar Sukacs.

Sementara itu, Lisbon Simangunsong dari PT. Hutchison 3 Indonesia juga turut menyampaikan apresiasi kepada Kemendikbud yang telah memutuskan keberlanjutan program ini di tahun 2021.  “Kami mendukung keberlanjutan dari program ini. Perlu kami sampaikan juga bahwa Three Indonesia akan kembali mengaktifkan hotline kami melalui 132 atau melalui live chat (WhatsApp, Twitter, FB Messanger, DM Instagram, dan website mail kami) untuk menindaklanjuti semua keberlangsungan program yang akan diberlakukan di tahun 2021,” pungkas  Lisbon.

Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat
Sekretariat Jenderal
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan