Jumat, 5 Juni 2026

Menko PMK Prof Muhadjir Effendy, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Kepala BNPB Letjen Doni Monardo Tinjau Lokasi Banjir

Photo Author
Kornelius, Nawacita Post
- Senin, 22 Februari 2021 | 17:30 WIB
Jakarta, NAWACITAPOST- Menko PMK Prof Muhadjir Effendy, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Kepala BNPB Letjen Doni Monardo melakukan peninjauan di lokasi jebolnya tanggul Sungai Citarum dan sejumlah titik terdampak banjir lainnya di wilayah Jawa Barat.
Pagi ini Senin 22/02)2021 pukul 08:00 .

Tinjau Lokasi Banjir : Menko PMK Prof Muhadjir Effendy Bersama Kepala BNPB Letjen Doni Monardo

Hal tersebut disampaikan oleh Egy Massadiah Tenaga Ahli BNPB seusai melakukan peninjauan udara menggunakan helikopter di Halim Perdana Kusuma, Jakarta. "Kami terbang sekitar 1 jam," pungkas Egy.

BACA JUGA :Kepala BNPB Tinjau Penanganan Banjir di Karawang dan Serahkan Bantuan 500 Juta

Sebagaimana diinformasikan sebelumnya, pada Minggu (21/2), pukul 01.00 WIB, terjadi curah hujan yang tinggi dan jebolnya tanggul sungai Citarum menyebabkan banjir di 4 desa di Kabupaten Bekasi dan Kabupaten Kerawang Provinsi Jawa Barat.

Dalam kesempatan itu Menteri PMK Muhadjir menyampaikan bersama sama dengan Menteri PUPR dan juga Kepala BNPB untuk meninjau Lokasi banjir didaerah Jawa Barat. Melalui pantauan udara terutama daerah Karawang dan Bekasi tandas Muhadjir.
dari kunjungan tersebut mendapatkan beberapa kesimpulan untuk mrmbuat kebijakan yang lebih utuh dan komperehensif, terutama dari Menteri PUPR dan Kepala BNPB
. Untuk kebutuhan sehari hari bagi para pengungsi yang terkepung banjir, Oleh karena itu kepala BNPB segera mensuplai melalui udara terutama yang jalan jalannya tetputus pungkas Muhadjir

BACA JUGA :BNPB Dukung Penanganan Darurat Banjir Jakarta dan Sekitarnya

Masih dalam kesempatan yang sama Menteri PUPR Basuki menyampaikan ada beberapa tanggul yang jebol dan bukan hanya tanggul sungai dan juga tanggul tanggul irigasi yang permukaannya rata dan hal ini adanya di hilirnya bendungan Jatiluhur, ada anak sungai cipeem debitnya sekarang mencapai 900 meter kubik perdetik jadi walaupun dari Jatiluhur di kurangi outflow nya karna hanya untuk menggerakan listrik, tetapi bergabung dengan cipeem menjadi 1.300 meter kubik perdetik sementara daya tampungnya cuma 1100 meter kubik perdetik akhirnya meluap pungkas Basuki, dan saat ini sudah bergerak alat besar Citarum untuk segera mengatasi permasalahan tersebut

-
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono Bersama Egy Massadiah Tinjau Lokasi Banjir

BACA JUGA :Kemendagri Terjunkan Tim untuk Pantau Pembuatan Posko PPKM Mikro di Desa

Masih ditempat yang sama Kepala BNPB Doni Monardo memaparkan BNPB akan mengkoordinasikan terutama untuk memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak banjir antara lain logistik yang siap saji dan evakuasi yang memeiliki gangguan Kesehatan pungkas Doni.
Jadi di mohon kiranya masyarakat yang membutuhkan evakuasi Untuk segera agar mencari helipad yang lebih aman, agar kita bisa evakuasi dari lokasi bencana, untuk masyarakat yang Lanjut usia dan Ibu Ibu yang sedang hamil menjadi prioritas dalam evakuasi. Untuk langkah langkah penanganan logistik akan di input yang pertama restaurant dan Cafe Cafe yang ada di sekitar Halim untuk mempersiapkan logistik yang siap saji dan Helicopter sudah siap. untuk kesempatan pertama akan kita drop kelapangan tutup Doni.

Editor: Kornelius

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Terkini