Ngopidirumah, Karena Hidup Terlalu Berharga untuk Menikmati Kopi Biasa atau Artifisial

0
2676
#Ngopidirumah

Jakarta, NAWACITAPOST – Berawal dari perasaan miris melihat orang di sekitarnya mengkonsumsi kopi berkualitas rendah atau malah kopi artifisial, penggagas kedai #ngopidirumah bertekad membumikan kopi spesialti.

Baca Juga : Situasi Covid -19, 300 Ribu Tarif Hotel Di Puncak Bogor

Eko Punto Pambudi, inisiator #ngopidirumah menyebutkan “Kopi spesialti adalah kopi dengan kualitas tertinggi. Semua terukur sejak kebun hingga cangkir. Cacat yang terdapat pada biji kopi sangat minim dan nilai cupping skornya di atas 80.”

#Ngopidirumah

Dia melanjutkan “Negeri kita salah satu penghasil kopi terbesar dan terbaik di dunia, tapi masyarakatnya malah mengkonsumsi kopi dengan banyak zat tambahan, bukan kopi murni.” Itu alasan awal dia membuka kedainya di rumahnya, di sebuah gang di kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur pada 2018 lalu. “Supaya kopi berkualitas bisa masuk ke pelosok-pelosok, tidak hanya dinikmati di kedai mahal,” Katanya

#Ngopidirumah

Kini kedai #ngopidirumah sudah tersebar di tujuh lokasi yang bisa dibilang tidak terlalu strategis, melainkan di pelosok perkampungan hingga sudut-sudut perkantoran di Jakarta dan Bogor. Informasi lokasi kedai bisa didapatkan di situs ngopidirumah.com atau melalui akun Instagram @ngopidirumahmu.

Menu utama yang ditawarkan adalah kopi spesialti yang berasal dari berbagai wilayah Indonesia, diseduh dengan berbagai pilihan metode: tubruk, v60, french press, vietnam drip, hingga mesin espresso

#Ngopidirumah

Selain kopi spesialti, menu yang paling digemari pembeli adalah Susu Kopi Bunda, kopi susu yang menggunakan gula aren, susu, dan double shot espresso tanpa tambahan bahan lain. “Kami sengaja membuat alternatif di tengah tren susu kopi yang krimi, kami yakin kafein yang kuat dapat membuat semangat yang mengkonsumsinya,” Eko menjelaskan diferensiasi produknya.