Kalapas Gunung Sindur Mujiarto Mengutamakan Perintah Konstitusi Dan Amanat MenkumHAM  

0
144
Kalapas Khusus Kelas II A Gunung Sindur, Bogor Mujiarto AMd. IP, SH

Gunung Sindur, NAWACITAPOSTAbu Bakar Ba’asyir pernah mendekam di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Gunung Sindur. Mendekamnya Ba’asyir di lapas ini bisa dikatakan salah satu lapas ini dikenal dan terkenal. Petugas terlatih dan cakap diperbanyak, tak ketinggalan gedung lapas juga diperbaiki.

MUJIARTO pernah bertugas di lapas ini pada 2017.  Tiga tahun melanglang buana ke 8 kota dan 8 provinsi pernah dijalaninya. Mantan Kepala Rumah Tahanan Kelas 1 Makasar ini, kembali lagi ke Gunung Sindur sebagai Kalapas Khusus. Jabatan kalapas didadasarkan pada Keputusan Menteri Hukum dan HAM Nomor : SEK-44.KP.03.03 Tahun 2020.  Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil KemenkumHAM Jabar Abdul Aris mewakili Kakanwil,  melantik Mujiarto menggantikan Erry Taruna. Acara tersebut dilakukan awal Agustus 2020.

Acara ini dihadiri Kepala Bagian Umum, Kepala Unit Pelaksana Teknis se-Bogor Raya, Kalapas Kelas IIA Subang, KaBapas Subang, Perwakilan BNPT, Forkopimda Kabupaten Bogor dan Mitra Kerja Lapas Khusus Kelas IIA Gunung Sindur.

Mujiarto dalam sambutannya menyampaikan. Butuh dukungan dari jajaran Lapas Khusus Kelas IIA Gunung Sindur mewujudkan WBK (Wilayah Bebas dari Korupsi). Bimbingan dari seluruh pimpinan dan dukungan dari para stakeholder mewujudkan tujuan kita bersama menciptakan Lapas yang aman dan Kondusif serta mewujudkan WBK di tahun 2020. Lebih dari itu perintah konstitusi dan titah MenkumHAM harus segera dilaksanakan, tegasnya.

Sementara itu Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil KemenkumHAM Jabar, Abdul Haris mewakili Kakanwil mengucapkan terima kasih serta apresiasi yang setinggi-tingginya kepada mantan Plt Kalapas Erry Taruna DS yang telah mengerahkan tenaga dan pikiran.

Sedangkan Abdul mengharapkan kepada Kalapas definitif Mujiarto agar meningkatkan kinerja, dan memastikan penyelenggaraan pelayanan berjalan sesuai koridor aturan yang telah ditetapkan. Selain itu bangun inovasi pelayanan yang mampu menjangkau para pengguna layanan seoptimal mungkin, dan pastikan seluruh penyelenggaraan layanan dan kinerja telah memperhatikan protokol kesehatan dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19.