Anggota DPR RI Mardani Ali Sera Izin memberikan beberapa tanggapan Tentang Pandemi Covid – 19

0
339

JAKARTA, NAWACITAPOST.COM – Mardani Ali Sera selaku anggota DPR RI mengatakan Pandemi Covid-19 di Indonesia belum menemui titik terang. Terkini (19/20) sudah 144.945 kasus positif. Pemerintah perlu sadar bahwa masalah ini semakin menjadi bom waktu jika tidak ditangani secara sungguh- sungguh. Izin sedikit memberikan beberapa tanggapan.

Dalam beberapa kesempatan, pak Jokowi menyatakan hati-hati dalam menghadapi gelombang kedua Covid-19. Ironi mengingat puncak gelombang pertama belum kita ketahui jika melihat grafik kasus positif Covid-19 yg selalu meningkat.

Meski terlambat, langkah mencegah persebaran mesti menjadi fokus. Terapkan 3T; Test, Tracing, Treatment. Kemudian diiringi dengan peraturan yg memaksa protokol kesehatan agar dipatuhi warga.

Covid-19 tidak hanya berbicara mengenai kesehatan individu, tapi kesehatan masyarakat dan bangsa. Jika kasus terus meningkat tapi fasilitas layanan kesehatan tidak bertambah, kapasitas bisa membludak dan petugas kesehatan kita bisa kewalahan. Tanpa langkah preventif yg masif & terukur, jelas ini seperti pembiaran.

Sebagai informasi, jumlah dokter kita terendah kedua di Asia Tenggara yakni 0,4 dokter per 1.000 penduduk. Secara tdk lsg, kita hanya punya 4 dokter yg melayani 10rb penduduk. Jauh lbh rendah dari Singapura yang mempunyai 2 dokter per 1.000 penduduk.

Sampai saat ini, banyak langkah pemerintah yang mengundang blunder, penerapan new normal yang tidak dikaji secara matang sehingga memunculkan cluster2 baru seperti perkantoran, kebijakan kunker utk memicu ekonomi juga menambah cluster baru. Mau sampai kapan kebijakan tanpa grand design yang jelas & based on science lintas bidang?

Belum lagi masalah resesi. Betul kalau resesi ini terjadi di semua negara, tapi yang belum pasti adalah kecepatan pemulihan ekonominya. Ekonomi tidak akan pulih total bila covid-19 masih ada di luar sana. Atasi ekonomi, dengan mengatasi pandemi terlebih dahulu.

Kita semua layak khawatir Indonesia bisa masuk jurang resesi lebih dalam pada kuartal III-2010 jika tdk segera berbenah. Menyelamatkan rakyat terlebih dahulu merupakan strategi terbaik jika ingin menyelamatkan ekonomi.

Apa yang jadi andalan untuk pemulihan ekonomi? Pariwisata? Justru orang mau bepergian jika sudah aman. Majalah Forbes (5/6) merilis 100 negara yang dinilai paling aman dari Covid-19. Dalam laporan tersebut, Indonesia duduk di peringkat 97 dari 100 negara, alias 3 terbawah.

Terakhir, data dan riset dari pihak luar sebaiknya jangan buru- buru diragukan. Bila ingin ekonomi pulih, maka dengarkan ahli kesehatan. Evaluasi hasil riset dari luar. Semoga ke depan kebijakan-Kebijakan pemerintah semakin tajam dan peka terhadap kondisi masyarakat. Pungkasnya.